Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Bandara Internasional Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan tidak terimbas sebaran abu vulkanik dari letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur. Kendati demikian, beberapa penerbangan dari dan menuju Bandara Lombok tetap dibatalkan pada Rabu (18/6).
"Ruang udara di Bandara Lombok tidak terdampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki," kata General Manager Bandara Lombok Stephanus Millyas Wardana di Lombok Tengah, Kamis.
Ia menjelaskan, aerodrome observation dengan paper test yang dilakukan setiap jam dan hasilnya negatif atau tidak ditemukan sebaran abu vulkanik di area bandara.
"Hal ini diperkuat dengan informasi dan prediksi arah abu vulkanik oleh BMKG, pantauan Perum LPPNPI, dan laporan pilot,” imbuhnya.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga agar memakai masker guna mewaspadai sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi.
"Bagi masyarakat yang terkena dampak sebaran abu vulkanik untuk memakai masker apabila beraktivitas di luar ruangan," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek saat dihubungi dari Labuan Bajo, Rabu malam.
Ia juga meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan moda tranportasi udara agar mengupdate informasi terkini dengan bandara terdekat atau maskapai penerbangan untuk mendapat informasi lebih detail. Hal tersebut perlu dilakukan karena terdapat beberapa bandara yang tutup sementara dan maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan karena sebaran abu vulkanik di ruang udara.
Wilayah sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki meliputi sebagian Banyuwangi, Selat Bali bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur hingga NTT, dan Laut Timor. (Ant/E-3)
BANDARA Frans Seda di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara kembali ditutup untuk sementara menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur.
Pada 22 September 2025 dalam periode enam jam berdasarkan pengamatan kegempaan, gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 31 kali gempa letusan atau erupsi dengan lama gempa 50-206 detik.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun Hunian Tetap (Huntap) tahap pertama bagi para penyintas bencana erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki.
Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami dua kali erupsi, yakni pada Jumat (1/8) malam dan Sabtu (2/8) dini hari.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
BANJIR lahar dingin kembali menerjang lereng Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (3/12). Banjir lahar terjadi akibat hujan deras.
Pada 22 September 2025 dalam periode enam jam berdasarkan pengamatan kegempaan, gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 31 kali gempa letusan atau erupsi dengan lama gempa 50-206 detik.
Dari kawah utama teramati asap berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-1000 meter dari puncak.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
PVMBG telah menaikan status gunung berapi tersebut dari Level III (Siaga) menjadi Level Awas (IV) pada pukul 10.00 WITA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved