Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Banjir Lahar Dingin Lewotobi Timbun Jalan Lintas Flores

Palce Amalo
03/12/2025 17:04
Banjir Lahar Dingin Lewotobi Timbun Jalan Lintas Flores
Banjir lahar dingin Gunung Lewotobi Laki-Laki.(Dok. Humas Polri)

BANJIR lahar dingin kembali menerjang lereng Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (3/12). Banjir lahar terjadi akibat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (2/12), malam. 

Material berupa batu, pasir, lumpur, dan potongan kayu terbawa arus dan menimbun sebagian badan Ruas Jalan Negara Larantuka-Maumere di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, serta Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.22 Wita itu menyebabkan tumpukan material menutup beberapa titik jalan, sehingga arus kendaraan melambat meski jalur masih dapat dilalui dengan kehati-hatian.

Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra membenarkan adanya gangguan lalu lintas akibat material lahar dingin yang menggenangi badan jalan.

“Material menimbun sejumlah titik dan membuat kendaraan, terutama roda dua, harus melaju perlahan. Namun jalur Larantuka-Maumere masih bisa dilalui,” ujarnya.

Menurut AKBP Adhitya, Pemerintah Daerah telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material yang menutup jalan. Sementara itu, personel Polsek Wulanggitang, anggota Koramil, dan warga setempat melakukan pengaturan lalu lintas dan pembersihan manual.

Dia mengimbau pengguna jalan yang melintas di wilayah terdampak untuk tetap waspada, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi memicu banjir lahar dingin susulan.

“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati, terutama pengendara roda dua. Jika cuaca kembali ekstrem, penutupan sementara bisa dilakukan demi keselamatan,” tegasnya.

Pemantauan terus dilakukan melalui patroli dan koordinasi dengan perangkat desa. Warga di sepanjang aliran sungai berhulu di Lewotobi juga diminta tetap siaga menghadapi kemungkinan kenaikan debit air.

Sampai Rabu siang, situasi terkendali dan proses pembersihan material masih berlangsung untuk memastikan mobilitas masyarakat di jalur utama antar-kabupaten tersebut tetap aman. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik