Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR lahar dingin kembali menerjang lereng Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (3/12). Banjir lahar terjadi akibat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Selasa (2/12), malam.
Material berupa batu, pasir, lumpur, dan potongan kayu terbawa arus dan menimbun sebagian badan Ruas Jalan Negara Larantuka-Maumere di Desa Hokeng Jaya, Kecamatan Wulanggitang, serta Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.22 Wita itu menyebabkan tumpukan material menutup beberapa titik jalan, sehingga arus kendaraan melambat meski jalur masih dapat dilalui dengan kehati-hatian.
Kapolres Flores Timur, AKBP Adhitya Octorio Putra membenarkan adanya gangguan lalu lintas akibat material lahar dingin yang menggenangi badan jalan.
“Material menimbun sejumlah titik dan membuat kendaraan, terutama roda dua, harus melaju perlahan. Namun jalur Larantuka-Maumere masih bisa dilalui,” ujarnya.
Menurut AKBP Adhitya, Pemerintah Daerah telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material yang menutup jalan. Sementara itu, personel Polsek Wulanggitang, anggota Koramil, dan warga setempat melakukan pengaturan lalu lintas dan pembersihan manual.
Dia mengimbau pengguna jalan yang melintas di wilayah terdampak untuk tetap waspada, mengingat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi memicu banjir lahar dingin susulan.
“Kami mengimbau masyarakat berhati-hati, terutama pengendara roda dua. Jika cuaca kembali ekstrem, penutupan sementara bisa dilakukan demi keselamatan,” tegasnya.
Pemantauan terus dilakukan melalui patroli dan koordinasi dengan perangkat desa. Warga di sepanjang aliran sungai berhulu di Lewotobi juga diminta tetap siaga menghadapi kemungkinan kenaikan debit air.
Sampai Rabu siang, situasi terkendali dan proses pembersihan material masih berlangsung untuk memastikan mobilitas masyarakat di jalur utama antar-kabupaten tersebut tetap aman. (H-3)
GUNUNG berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat (1/8) pukul 20.48 Wita.
Meski hujan tak berlangsung lama, banjir lahar dingin sempat mengagetkan warga.
Bantuan berupa telur ayam, pampers, selimut, handuk, air mineral dan peralatan mandi diberikan kepada 114 balita di Desa Kringa, Kecamatan Talibura, Senin (14/7).
Setelah erupsi gunung Lewotobi Laki-laki, warga di lima desa di wilayah kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT menggalami gangguan infeksi pernafasan atas (ISPA) dan diare
DUA pengendara sepeda motor yang sedang melintas di jalan Trans Larantuka - Maumere mengalami luka ringan usai kendaraan mereka tergelincir di atas permukaan jalan.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
Pada 22 September 2025 dalam periode enam jam berdasarkan pengamatan kegempaan, gunung Lewotobi Laki-laki mengalami 31 kali gempa letusan atau erupsi dengan lama gempa 50-206 detik.
Dari kawah utama teramati asap berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal tinggi sekitar 50-1000 meter dari puncak.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
PVMBG telah menaikan status gunung berapi tersebut dari Level III (Siaga) menjadi Level Awas (IV) pada pukul 10.00 WITA.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved