Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR properti di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menunjukkan tren pertumbuhan positif. Faktor utama yang mendorong perkembangan ini adalah stabilnya harga komoditas seperti sawit dan batu bara, yang turut memperkuat sektor pertambangan dan perkebunan sebagai penggerak utama ekonomi wilayah ini.
Fenomena peningkatan permintaan hunian terlihat tidak hanya di segmen rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga pada rumah menengah ke atas.
Beberapa kawasan perumahan modern mengalami peningkatan minat, mencerminkan bergesernya kebutuhan tempat tinggal ke arah lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.
Salah satu indikasi pertumbuhan ini datang dari kawasan perumahan seperti CitraGarden Banjarmasin, yang mengalami lonjakan permintaan sejak awal 2025. Project Manager Sigit Amin Andryan menyebutkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, terdapat peningkatan minat terhadap rumah satu lantai dengan harga di bawah Rp1 miliar, khususnya dari kalangan milenial dan keluarga muda.
Menurutnya, tren ini berkaitan erat dengan tumbuhnya industri kreatif dan teknologi digital di Banjarmasin—yang banyak digerakkan oleh generasi muda. Kalangan seperti affiliator, influencer, hingga profesional muda mulai mencari hunian yang mendukung gaya hidup modern namun tetap terjangkau.
“Target kami adalah segmen milenial yang membutuhkan hunian dekat dengan pusat aktivitas kota, namun tetap berada dalam lingkungan yang tertata,” ujar Sigit, Minggu (7/6).
CitraGarden Banjarmasin merespons tren ini dengan menghadirkan Tipe Vigo, rumah satu lantai berukuran 45/96 dengan dua kamar tidur dan layout fleksibel. Unit-unit ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp700 jutaan dan opsi cicilan sekitar Rp4 jutaan per bulan.
Dari sisi desain, rumah ini mengusung gaya Neo Art Deco, menggabungkan elemen klasik dan modern dalam bentuk geometris, material logam dan kaca, serta pencahayaan alami yang optimal. Keunggulan lain termasuk carport luas, ceiling tinggi, dan tata ruang yang memungkinkan penyesuaian rumah tumbuh sesuai kebutuhan keluarga.
Proyek ini sendiri berlokasi strategis di Jl. A. Yani km 7,8—dekat pusat perbelanjaan, layanan kesehatan, dan akses menuju bandara. Dengan luas kawasan 10 hektar, sekitar 80 persen lahan telah dikembangkan.
Kawasan ini juga menawarkan beberapa fasilitas penunjang seperti kolam renang dan lapangan tenis, namun dalam konteks tren permintaan hunian, nilai tambah utama tetap pada keterjangkauan, desain adaptif, dan lokasi yang mendukung mobilitas harian warga Banjarmasin. (Z-10)
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BTN mendorong lahirnya inovasi sektor perumahan dengan melanjutkan Roadshow BTN Housingpreneur 2025 di Surabaya.
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan bahwa harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2025 tumbuh terbatas.
Pasar properti di Bali mencatat tren kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan peningkatan harga dan okupansi.
Pasar properti residensial Indonesia awal 2025 tumbuh terbatas. Penjualan hanya naik 0,73% YoY, didorong oleh kenaikan harga di segmen rumah kecil-menengah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Inflasi NTT tahun 2025 yang tercatat sebesar 2,39 persen (yoy) mencerminkan stabilitas harga yang terjaga.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Harga cabai rawit naik hampir 100 persen dari sebelumnya Rp57 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp85 ribu per kg.
Harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp90.000 per kilogram. Beberapa hari sebelumnya, pedagang sempat menjual cabai rawit dengan harga Rp100.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved