Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR properti di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menunjukkan tren pertumbuhan positif. Faktor utama yang mendorong perkembangan ini adalah stabilnya harga komoditas seperti sawit dan batu bara, yang turut memperkuat sektor pertambangan dan perkebunan sebagai penggerak utama ekonomi wilayah ini.
Fenomena peningkatan permintaan hunian terlihat tidak hanya di segmen rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga pada rumah menengah ke atas.
Beberapa kawasan perumahan modern mengalami peningkatan minat, mencerminkan bergesernya kebutuhan tempat tinggal ke arah lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.
Salah satu indikasi pertumbuhan ini datang dari kawasan perumahan seperti CitraGarden Banjarmasin, yang mengalami lonjakan permintaan sejak awal 2025. Project Manager Sigit Amin Andryan menyebutkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, terdapat peningkatan minat terhadap rumah satu lantai dengan harga di bawah Rp1 miliar, khususnya dari kalangan milenial dan keluarga muda.
Menurutnya, tren ini berkaitan erat dengan tumbuhnya industri kreatif dan teknologi digital di Banjarmasin—yang banyak digerakkan oleh generasi muda. Kalangan seperti affiliator, influencer, hingga profesional muda mulai mencari hunian yang mendukung gaya hidup modern namun tetap terjangkau.
“Target kami adalah segmen milenial yang membutuhkan hunian dekat dengan pusat aktivitas kota, namun tetap berada dalam lingkungan yang tertata,” ujar Sigit, Minggu (7/6).
CitraGarden Banjarmasin merespons tren ini dengan menghadirkan Tipe Vigo, rumah satu lantai berukuran 45/96 dengan dua kamar tidur dan layout fleksibel. Unit-unit ini dipasarkan dengan kisaran harga Rp700 jutaan dan opsi cicilan sekitar Rp4 jutaan per bulan.
Dari sisi desain, rumah ini mengusung gaya Neo Art Deco, menggabungkan elemen klasik dan modern dalam bentuk geometris, material logam dan kaca, serta pencahayaan alami yang optimal. Keunggulan lain termasuk carport luas, ceiling tinggi, dan tata ruang yang memungkinkan penyesuaian rumah tumbuh sesuai kebutuhan keluarga.
Proyek ini sendiri berlokasi strategis di Jl. A. Yani km 7,8—dekat pusat perbelanjaan, layanan kesehatan, dan akses menuju bandara. Dengan luas kawasan 10 hektar, sekitar 80 persen lahan telah dikembangkan.
Kawasan ini juga menawarkan beberapa fasilitas penunjang seperti kolam renang dan lapangan tenis, namun dalam konteks tren permintaan hunian, nilai tambah utama tetap pada keterjangkauan, desain adaptif, dan lokasi yang mendukung mobilitas harian warga Banjarmasin. (Z-10)
BTN mendorong lahirnya inovasi sektor perumahan dengan melanjutkan Roadshow BTN Housingpreneur 2025 di Surabaya.
Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia (BI) mengindikasikan bahwa harga properti residensial di pasar primer pada triwulan II 2025 tumbuh terbatas.
Pasar properti di Bali mencatat tren kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan peningkatan harga dan okupansi.
Pasar properti residensial Indonesia awal 2025 tumbuh terbatas. Penjualan hanya naik 0,73% YoY, didorong oleh kenaikan harga di segmen rumah kecil-menengah.
Pasar properti terus mengalami pertumbuhan, terutama di kawasan-kawasan penyangga ibu kota seperti Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp53.900 per kilogram, turun jauh dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru
Kabar gembira! Harga cabai rawit merah "terjun bebas" ke level Rp53.000-an pasca Nataru. Simak daftar harga pangan terbaru per 8 Januari 2026 di sini.
Kabar gembira! Harga cabai rawit merah "terjun bebas" ke angka Rp53.000-an pasca Nataru. Simak rincian harga pangan terbaru per 8 Januari 2026 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved