Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKOLAH Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah, mengadakan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan pementasan seni ketoprak.
Pentas ketoprak yang digelar di Indoor SMKN 1 Gantiwarno, Kamis (22/5) siang, dihadiri perwakilan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Boyolali, Disbudporapar, dan Dewan Kesenian Klaten.
Kegiatan P5 SMKN 1 Gantiwarno dengan gelar ketoprak ini menyajikan lima cerita (lakon), yaitu Ratu Kalinyamat, Singasari, Ampak-ampak Singgelapura, Andhe-andhe Lumut, dan Prahara Wilwatikta.
Lima lakon ketoprak itu dimainkan seluruhnya oleh siswa kelas X SMKN 1 Gantiwarno. Setiap kelas membawakan lakon atau cerita yang berbeda. Pun, iringan musik gamelan (pengrawit) para siswa.
Plt Kepala SMKN 1 Gantiwarno, Muhammad Woro Nugroho, mengatakan pentas ketoprak di sekolah yang dipimpinnya itu dalam rangka ikut mendukung pelestarian seni budaya lokal daerah yang adiluhung tersebut. Perlu diketahui, bahwa seni ketoprak mengandung nilai-nilai luhur.
Banyak pesan moral yang disampaikan dalam seni drama tradisional ketoprak, terutama yang terkait dengan pendidikan karakter dan budi pekerti.
“Kegiatan pentas ketoprak SMKN 1 Gantiwarno juga dalam rangka ikut mendukung dan melestarikan (nguri-uri) seni tradisional, serta memperkuat karakter siswa sekolah ini,” ujar Muhammad Woro Nugroho.
Gelar P5 SMKN 1 Gantiwarno dengan pentas seni ketoprak yang melibatkan 380 siswa-siswa ini, menurut Woro Nugroho, adalah merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang berbasis praktik (learning by doing).
Plt Kepala SMKN 1 Gantiwarno menyampaikan terima kasih kepada Sanggar Omah Wayang atas dukungannya dalam kegiatan pentas ketoprak dengan semboyan 'Ekspresikan Seniku, Lestari Budayaku' tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Sihono, perwakilan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Boyolali, menyampaikan apresiasi kepada SMKN 1 Gantiwarno yang mengadakan gelar P5 dengan pementasan ketoprak.
“Kami berharap pentas seni ketoprak pelajar SMKN 1 Gantiwarno ke depan masih berlanjut. Selain untuk pendidikan karakter bagi siswa, pentas ketoprak ini juga untuk melestarikan seni budaya dan kearifan lokal,” katanya.
Salah satu siswa peserta gelar seni ketoprak SMKN 1 Gantiwarno, Chonita, kelas X, kepada Media Indonesia mengaku senang bisa ikut main ketoprak, meski agak grogi tampil di panggung yang banyak penontonnya.
“Jujur, senang dan terima kasih saya bisa ikut naik panggung main ketoprak. Memang, agak grogi karena ini kali pertama saya main dagelan di ketoprak yang mengambil lakon Ratu Kalinyamat,” ujarnya. (JS/E-4)
Tradisi gerebeg syawal di Bukit Sidogura, adalah dalam rangka nguri-uri (melestarikan) budaya yang telah dijalankan para leluhur.
Tradisi Kenduri Bakdo Kupat sejak 1970 menjadi sarana mempererat kebersamaan, gotong royong, dan nilai spiritual warga pasca-Idul Fitri.
Kunjungan wisatawan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menurun pada libur Lebaran 2026. Perbedaan penetapan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah turut memengaruhi kunjungan wisatawan tersebut.
Berdasarkan data harian Operasi Ketupat Candi, jumlah kendaraan yang keluar melalui gerbang tol di wilayah Klaten pada 17 Maret 2026 mencapai 17.668 unit.
Bus diberangkatkan ke titik kumpul pemberangkatan pemudik gratis di TMII Jakarta. Bus musik gratis itu nanti tiba di Klaten pada 17 Maret 2026.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved