Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 423 calon jemaah haji (CJH) kloter pertama Provinsi Bengkulu, diberangkatkan ke embarkasi Padang, Sumatra Barat, pada Minggu (4/5) lalu.
Sebanyak 423 orang CJH kloter pertama Provinsi Bengkulu, Diberangkatkan ke embarkasi Padang, yang tergabung dalam kloter embarkasi Padang dilepas secara resmi oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, di Asrama Haji embarkasi antara Bengkulu.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Bengkulu, mengatakan, dengan rasa syukur dan kebanggaannya atas kesiapan para jamaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati dan keimanan," katanya.
Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan menunjukkan akhlak mulia selama di tanah suci. Jemaah diminta menjaga kekompakan, saling tolong-menolong, dan tunjukkan akhlak terbaik selama di tanah Slsuci.
"Jamaah haji Bengkulu adalah duta daerah, maka mari kita jaga nama baik Provinsi Bengkulu," imbuhnya.
Sebanyak 423 orang CJH Kloter satu terdiri dari jamaah asal Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, Bengkulu Tengah, dan petugas haji.
Total ada 423 jamaah dalam kloter ini, kata dia, termasuk petugas haji dan tim pendamping. Mereka akan berangkat menuju Embarkasi Padang sebelum bertolak ke Arab Saudi. Semua jamaah telah melalui proses pembinaan dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Rincian jumlah jamaah tersebut, yakni, Kota Bengkulu, sebanyak 156 orang, Kabupaten Seluma,170 orang, dan Bengkulu Tengah, 88 orang.
Keberangkatan ini juga mencatat dua nama spesial. CJH tertua, Adji Maer Dinar berusia 83 tahun 5 bulan, dan CJH termuda, Miftahur Rahman yang masih berusia 18 tahun 10 bulan.
Untuk proses keberangkatan, para jamaah diterbangkan menggunakan dua maskapai berbeda dan diperkirakan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Keberangkatan CJH Kloter satu ini menjadi awal dari rangkaian ibadah haji tahun 2025 untuk Provinsi Bengkulu. (MY/E-4)
KANTOR Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Cimahi memperpanjang masa pelunasan biaya perjalanan ibadah haji bagi calon jemaah.
Selain kesehatan fisik, pemeriksaan tahun ini juga mencakup penilaian kesehatan mental dan kognitif untuk mendeteksi gejala demensia.
Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Kementerian Haji dan Umrah, Ian Heryawan, mengatakan bahwa selama ini belum pernah terjadi pelunasan di tahap satu.
Kementerian Haji dan Umrah harus bekerja keras untuk mendongkrak percepatan pelunasan calon jemaah haji Indonesia yang saat ini tercatat baru 23,07 persen untuk jemaah haji reguler
sebagian besar jemaah haji melakukan pemeriksaan istitaah ke Puskesmas atau RS setelah mereka ditetapkan sebagai jemaah berhak lunas dari Kementerian Haji dan Umrah.
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan bahwa sampai saat ini, pihaknya masih mendata calon jemaah haji yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved