Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
SUASANA tak biasa terjadi di ruang kerja Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta. Seorang bocah berusia dua tahun tujuh bulan bernama Ulil Albab Presisi atau yang akrab disapa Ulil Presisi berkesempatan bertemu langsung dengan Kapolri.
Pertemuan yang berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Kartini itu menjadi momen istimewa, lantaran nama anak tersebut mengandung kata Presisi, istilah yang sangat identik dengan program unggulan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Sigit.
Ulil Presisi adalah putra dari Zandre Badak, yang lebih dikenal dengan nama Arjun, dan istrinya, Caca. Tak hanya Ulil, sang adik yang baru lahir pun diberi nama yang serupa, yaitu *Sattar Abdilah Presisi* atau Attar Presisi. Atas penghargaan dan apresiasi terhadap nama tersebut, Kapolri secara khusus mengirimkan karangan bunga dan meja bunga kepada keluarga Arjun.
Kapolri mengaku terkejut dan sekaligus terharu mengetahui ada warga yang menamai anaknya dengan menyertakan kata Presisi.
"Saya ucapkan terima kasih kepada warga yang menamai anaknya Presisi. Semoga ini menjadi motivasi bagi kami agar terus mendekatkan diri dengan masyarakat," ujar Jenderal Sigit.
Menurut Arjun, warga Cibinong, Kabupaten Bogor, pertemuan itu adalah pengalaman yang tidak terlupakan.
“Speechless, Mas. Saya benar-benar tak bisa berkata-kata. Grogi dan merasa ini adalah anugerah dari Tuhan, anak saya bisa bertemu langsung dengan Pak Kapolri,” ungkapnya haru saat dihubungi wartawan, Rabu (23/4).
Saat ditanya tentang sosok Kapolri, Arjun mengungkapkan kekagumannya.
“Menurut saya, beliau adalah sosok yang luar biasa, rendah hati, dan bisa menerima semua kalangan tanpa memandang latar belakang. Beliau komunikatif, terbuka terhadap kritik, serta peduli terhadap anggota Polri di lapangan. Ini menunjukkan komitmen beliau dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menegaskan bahwa Polri terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mencontohkan peluncuran berbagai aplikasi pelayanan untuk meminimalkan peran calo serta berbagai pembenahan di seluruh lini pelayanan Polri.
“Kami selalu membuka diri terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Jika masih ada kekurangan, silakan sampaikan,” tegasnya.
Jenderal Sigit juga tidak menampik adanya oknum di institusi Polri yang melakukan pelanggaran, namun menegaskan bahwa setiap pelanggaran ditindak tegas.
“Kami menerapkan sanksi tanpa pandang bulu, mulai dari Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) hingga proses pidana,” pungkasnya.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dimulai pada 24 Maret 2026.
Kapolri menyatakan hal tersebut guna mengantisipasi potensi kecelakaan di tempat wisata seiring dengan melonjaknya jumlah wisatawan pada momen libur nasional tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus, atas perintah Presiden Prabowo.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus
Keputusan mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/440/2/KEP/2026 tertanggal 27 Februari 2026.
ICW meminta KPK mengawasi 1.179 SPPG milik Polri karena dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan ketimpangan pengelolaan dana hingga Rp2,2 triliun per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved