Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Hari Raya Idul Fitri 1446 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusa Tenggara 3 terus menguatkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat sekitar proyek melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Salah satu bentuk nyata dari komitmen ini terlihat di Desa Nubahaeraka, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, di mana program hortikultura yang dijalankan bersama Kelompok Tani Nubahaeraka telah membuahkan hasil dua kali panen, termasuk panen kacang tanah dari sebagian lahan pertanian pada akhir Maret ini.
Paul Makarius Dolu, Koordinator Program dari Yayasan Payung Perjuangan Humanis (PAPHA), menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan para petani dalam mengelola lahan hortikultura hasil pelatihan.
“Kami sangat bersyukur dan ikut bangga. Panen dua kali ini adalah bukti nyata semangat petani dan kolaborasi yang solid. Setelah Idulfitri nanti, kita rencanakan panen bersama PLN sekaligus penyerahan sertifikat pelatihan batch kedua,” ujar Paul.
Ia juga menambahkan bahwa program TJSL ini terus bergulir melalui aktivitas monitoring dan pendistribusian bibit baru seperti terong, timun, dan Pepaya California. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat aspek ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dari community development yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“PLN juga selalu proaktif dalam memberi masukan dan pendampingan. Ini bukan sekadar bantuan, tapi kemitraan yang tumbuh bersama,” tambah Paul.
Kasirun, Manager Unit Pelaksana Proyek (UPP) Nusa Tenggara 3, menyampaikan bahwa kegiatan panen bersama yang akan digelar setelah Idulfitri menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara proyek dan masyarakat.
“Panen bersama nanti bukan hanya soal hasil pertanian, tapi juga perayaan atas kolaborasi dan semangat gotong royong. Kami juga sedang merancang survei untuk melihat potensi pengembangan program TJSL lanjutan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” terang Kasirun.
Lebih lanjut, General Manager PLN UIP Nusra, Yasir, menegaskan bahwa proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei yang kini memasuki tahap pengadaan tanah tidak berdiri sendiri. Menurutnya, keberhasilan proyek harus diikuti dengan keberhasilan pembangunan masyarakat.
“PLTP Atadei adalah proyek energi bersih yang menjadi bagian dari transisi energi nasional. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat sekitar ikut tumbuh. Community development adalah bagian tak terpisahkan dari proyek ini,” tegas Yasir.
Ia juga memastikan bahwa sektor pertanian dapat hidup berdampingan dengan pembangunan PLTP, bahkan saling menguatkan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pertanian tidak harus kalah oleh proyek. Justru keduanya bisa saling mendukung. Program hortikultura yang berhasil panen dua kali ini adalah contohnya. Inilah bentuk pembangunan berkelanjutan yang kami dorong,” pungkasnya. (H-2)
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
Mahasiswa melakukan transfer teknologi Mesin Huller guna meningkatkan efisiensi proses pengupasan kulit tanduk kopi
SEKELOMPOK warga yang sempat tinggal di tenda pengungsian pascabencana Palu 2018, berhasil merubah lahan bekas tempat pembuangan sampah menjadi kebun anggur penggerak ekonomi warga sekitar.
Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu meminta agar para petani benar-benar menanam bibit tersebut dan tidak menjualnya kepada pihak lain.
Bantuan traktor roda empat itu diperoleh pada tahun anggaran 2020 melalui Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian.
Kelompok tani yang beranggotakan 10 orang ini mampu menghasilkan pendapatan antara Rp8 juta sampai Rp9 juta per bulan yang dibagikan merata ke seluruh anggota.
Hasilnya ada yang dikonsumsi sendiri ada pula yang akan diolah sehingga memiliki nilai tambah bagi ekonomis bagi rumah tanggah anggota kelompok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved