Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, Jawa Timur, menemukan Minyakita yang dijual di pasar ternyata kurang takaran.
Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengataka,n sudah melakukan pengecekan secara detail, termasuk memastikan volume minyak goreng bersubsidi yang beredar di pasar itu. Hasilnya, volume Minyakita tidak persis 1 liter.
"Hasil sidak di Pasar Madyopuro dan Sawojajar kita temukan Minyakita di bawah 1 liter. Ada kurang 0,990 mililiter, ada juga yang kurang 5-10 mililiter," tegas Kepala Diskopindag Kota Malang Eko Sri Yuliadi usai gelaran pasar murah menjelang Lebaran, Selasa (11/3).
Eko menjelaskan, selain mengawasi soal volume Minyakita, pihaknya juga melakukan pengawasan peredaran Minyakita palsu. Dalam hal ini, sidak dilanjutkan bersama polisi.
"Pedagang tidak boleh mengemas ulang Minyakita, sebab ada izin tertentu. Kecuali minyak goreng tanpa merek, boleh," katanya.
Menindaklanjuti temuan itu, Diskopindag dan polisi juga akan memeriksa tiga distributor maupun pedagang.
"Tindakan kita melakukan pengawasan lalu melaporkan ke pimpinan. Ini upaya perlindungan kepada konsumen," ujarnya.
Saat ini, Pemkot Malang gencar melakukan sidak pasar sembari operasi pasar dan sekaligus pengawasan bahan pokok menjelang Lebaran.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menekankan pengawasan Minyakita agar melibatkan polisi.
"Tadi kita sudah berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota soal Minyakita. Besok kita sidak ke beberapa titik. Soal tindakan itu kewenangan Polresta, yang jelas (penindakan) sesuai aturan," tutur Wahyu.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol M Sholeh menyatakan segera melakukan sidak pasar bersama Diskopindag Kota Malang yang akan merambah semua pasar dan distributor.
"Kita akan melakukan sidak untuk mendeteksi pengurangan Minyakita, kita akan mengecek itu. Temuan akan diproses sesuai aturan yang ada karena kategori mencuri," ucapnya. (BN/E-4)
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp53.900 per kilogram, turun jauh dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru
BALAI Kemetrologian Tasikmalaya, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan bersama Polres Tasikmalaya Kota melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah distributor Minyakita.
MARAKNYA pemberitaan takaran Minyakita yang dicurangi hingga palsu yang menghebohkan di kalangan masyarakat berimbas terhadap penjualan minyak goreng bersubsidi itu.
Mentan meminta Satgas Pangan untuk menindaklanjuti kasus itu hingga ke produsen.
POLRES Malang Kota, Jawa Timur, bakal menindak praktik kecurangan Minyakita dengan memeriksa agen dan distributor.
SAAT memantau jalannya Operasi Pasar (OP) selama Ramadan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman justru masih menemukan takaran Minyakita yang tidak sesuai di Pasar Gede Solo, Selasa (11/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved