Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mendukung kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, terkait masalah gas elpiji (LPG) 3 kilogram (kg). Dukungan ini disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai NasDem Saan Mustopa usai melantik pengurus DPW NasDem Bangka Belitung 2024-2029.
Menurut Wakil Ketua DPR RI ini, NasDem berada di pemerintah dan mendukung kebijakan-Kebijakan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran. "Kebijakan Pemerintah NasDem dukung apalagi terkait untuk kepentingan rakyat seperti masalah gas elpiji 3 kg ini," kata Saan.
Terlebih menurutnya Presiden telah mengambil langkah cepat dengan membatalkan larangan penjualan gas elpiji 3 kg di warung-warung. "Kebijakan ini adalah langkah cepat dan membantu masyarakat, karena dengan begitu masyarakat bisa mendapatkan gas LPJ 3 kg," ujarnya.
"Kebijakan mengembalikan pengecer khususnya warung berjualan gas elpiji subsidi 3 kg ini, tentunya disambut baik pengecer dan masyarakat," ujarnya.
Terlebih, lanjutnya, nantinya warung-warung yang merupakan pengecer gas elpiji akan dijadikan sub pangkalan. "Memang kemarin banyak diprotes masyarakat terkait larangan pengecer atau warung menjual has elpiji 3 kg, tapi sekarang semua sudah kembali seperti semula, pengecer biasa jual, bahkan akan di jadikan sub pangkalan," ungkapnya.(N-2)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved