Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Denpasar pada Januari 2025 tercatat melonjak tajam jika dibanding periode yang sama pada 2024. Yakni pada Januari 2025 (posisi hingga tanggal 25) tercatat sebanyak 117 kasus, sementara periode yang sama pada Januari 2024 hanya terjadi 34 kasus. Sedangkan secara keseluruhan sepanjang Januari 2025 berdasarkan hasil laporan harian tercatat sebanyak 123 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Candrawati saat dikonfirmasi mengatakan persebaran kasus DBD berdasarkan laporan harian terjadi hampir merata di empat wilayah kecamatan yang ada, hanya saja jumlahnya bervariasi. Kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Denpasar Barat sebanyak 39 kasus, disusul Denpasar Utara 37 kasus, Denpasar Selatan 36 kasus sementara Denpasar Timur paling rendah yakni 11 kasus.
“Beradasarkan hasil rekap laporan harian hingga akhir Januari 2025, total jumlah kasus DBD tercatat sebanyak 123 kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, A.A. Ayu Candrawati saat dihubungi Jumat (31/1).
Menurut Candrawati, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah antisipasi merebaknya DBD jauh-jauh hari sebelum musim penghujan. Antara lain seperti melakukan kegiatan fogging massal ULV yang sudah dilakukan sejak September 2024. Selain itu juga dilakukan kegiatan larvasidasi oleh petugas juru pemantau jentik (jumantik) dengan kunjungan ke rumah-rumah penduduk setiap harinya.
“Jadi beberapa upaya penanganan DBD di Kota Denpasar yaitu kegiatan fogging focus, kegiatan fogging ULV, kegiatan larvasidasi dan PSN oleh jumantik dan petugas fogging di seluruh wilayah kecamatan,” jelas Candrawati.
Di samping itu, Candrawati juga menekankan pentingnya melakukan kegiatan GERTAK PSN (Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk) di lingkungan rumah masing-masing dan mengefektifkan kegiatan Satu Rumah Satu Jumantik.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya penyakit DBD. “Apabila memiliki gejala DBD agar melakukan pemeriksaan dasar seperti Rapid Tes yang bisa dilakukan di Puskesmas,” katanya.(H-2)
KASUS demam berdarah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melonjak tajam. Dalam satu bulan sebanyak 157 warga terkena penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti itu.
DBD kini menyerang dataran tinggi dan pelosok. Simak panduan lengkap 2026 untuk warga daerah: update Wolbachia, harga vaksin, dan alur rujukan.
Kasus DBD pada 2025 tercatat ada 70 kasus sehingga jumlah alami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2024.
Terdapat 160 kasus DBD pada Oktober 2025, 161 kasus pada November dan meningkat menjadi 163 kasus DBD pada Desember 2025 di Jakarta Barat.
Kasus super flu dan demam berdarah dengue (DBD) selama musim hujan menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kasus DBD pada Januari 2026 yakni dua kasus dari wilayah kerja Puskesmas Selatpanjang, satu kasus dari Puskesmas Alai dan Puskesmas Kedabu Rapat.
Intensitas hujan yang tinggi ini turut menjadi faktor pendongkrak kasus DBD di Kota Denpasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved