Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR telah menemukan bocah berusia 11 tahun yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Deli, Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut). Saat ditemukan, bocah bernama Dafa Pratama itu sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Jasad korban ditemukan pagi tadi sekitar pukul 08.10 WIB," ungkap Mustari, Kepala Basarnas Medan, Minggu (26/1). Sebelumnya, korban Dafa Pratama berenang bersama teman-temannya di Sungai Deli di wilayah Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, Sabtu (25/1), sekitar pukul 14.30 WIB.
Arus sungai yang deras menyeret tubuh bocah warga Jl. Platina 7, Kelurahan Titi Papan, itu hingga hanyut dan menghilang. Korban diduga kelelahan sehingga tidak sanggup melawan arus sungai.
Teman-teman korban kemudian memberi tahukan kejadian itu kepada keluarga korban yang kemudian diteruskan ke pengurus warga dan Basarnas Medan. Setelah laporan bocah hanyut di sungai itu diterima Basarnas, operasi pencarian langsung dilakukan mulai hari itu juga.
Tim SAR menyisir aliran dan wilayah sungai dari areal kejadian hingga ke hilir. Namun sampai dengan Sabtu (25/1) malam Dafa belum ditemukan. Pada hari kedua pencarian atau pagi tadi, Tim SAR akhirnya berhasil menemukan Dafa di lokasi yang berjarak empat kilometer dari titik awal hanyut.
Terkait kasus orang hanyut, Basarnas Medan masih melanjutkan pencarian terhadap satu dari dua pegawai PT Sumber Rezeki Alam (SRA) yang hanyut di Sungai Wampu di wilayah Desa Empus, Kecamatan Bahorok, Langkat, Sumut. Para korban masing-masing bernama Hermansyah, 37, warga Desa Empus, Kecamatan, Langkat, dan Muhammad Ikhsan, 24, warga Gang Tengah, Dusun IV, Kecamatan Patumbak, Deliserdang.
Sebelum hanyut, kedua korban, menyeberangi sungai dengan membawa peralatan untuk memperbaiki eskavator pada Jumat (24/1), sekitar pukul 15.30 WIB. Jasad korban Hermansyah telah ditemukan sekitar tiga kilometer dari titik awal hanyut. (M-1)
SETELAH dua hari pencarian intensif, jasad bocah yang dilaporkan hanyut di sungai Deli Medan akhirnya ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Sedikitnya 1.839 warga Kota Medan terpaksa meninggalkan rumah akibat banjir yang melanda dalam dua hari terakhir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari mengatakan, di Kecamatan Medan Labuhan, pihaknya harus mengevakuasi tujuh orang warga yang terjebak banjir.
Wilayah Sumatra Utara memiliki potensi dan risiko kegempaan karena letaknya yang berada di dekat zona subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia
Pada salah satu retail modern, beras medium ditemukan dijual dengan harga yang sama dengan beras premium.
Direktur Ditres Narkoba Polda Sumut Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat.
Alfian kini sudah dalam tahanan dan dijerat dengan pasal 340 subsider 338 KUHP tentang pembunuhan berencana, yang ancaman hukumannya hingga hukuman mati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved