Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA tanah longsor di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, yang menewaskan belasan warga dan puluhan terluka, menjadi keprihatinan banyak pihak, tak terkecuali Pertamina.
Sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap warga terdampak tanah longsor di Kabupaaten Pekalongan itu, Pertamina menyalurkan bantuan logistik di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan dan juga di Dapur Umum BPBD di Petungkriyono, Kecamatan Pekalongan. Bantuan diterima Plt Kepala Pelaksana BPBD setempat, Agus Paranoto.
Agus menyapaikan wilayah yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pekalongan ada 11 kecamatan. "Kami atas nama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Kabupaten Pekalongan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan support dari Pertamina yang telah cepat merespons bencana ini, dan kami akan segera salurkan bantuan tersebut kepada wilayah yang terdampak," ujar Agus melalui keterangan resmi dari Pertamina yang diterima Kamis (23/1).
Sekretaris BPBD Kabupaten Pekalongan, Budi Raharjo, manjelaskan lantaran akses jalan yang terputus akibat dari bencana membuat sejumlah donatur harus memutar jalan dan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa tiba.
"Tentu BPBD tidak bisa sendiri dalam menangani bencana ini. Kami berterima kasih sekali kepada Pertamina atas dukungannya, sampai batuan logistik bisa tiba di Dapur Umum Petungkriyono. Tentunya bantuan ini sangat bermanfaat bagi para korban terdampak," ujar Budi.
Area Manager Communication, Relations & Corporate Social Responsibility Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyampaikan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggap bencana dari Pertamina terhadap warga sekitar Kabupaten Pekalongan akibat tanah longsor dan banjir yang melanda pemukiman.
"Kami turut prihatin atas terjadinya bencana yang melanda di wilayah Kabupaten Pekalongan. Semoga bantuan logistik seperti mie instan, air mineral, bsikuit, kornet, beras serta diapers bagi anak bisa meringankan beban saudara-saudara yang terdampak tanah longsor dan banjir di sekitar Kabupaten Pekalongan, dan semoga lekas pulih dan dapat beraktivitas kembali," ujar Taufiq.
Menurut Taufiq, Pertamina selalu berkomitmen untuk berkolaborasi dengan stakeholder terkait khususnya dalam penanggulangan bencana di wilayah Jateng dan DIY. "Dan selalu mendukung dalam program-program yang diinisiasi oleh Pemda setempat," pungkas Taufiq. (N-2)
Pertamina pun menegaskan telah mempersiapkan stok BBM dan LPG jauh hari sebelum perang Israel-Amerika lawan Iran.
Pemerintah tengah melakukan pendekatan negosiasi untuk membebaskan dua kapal tanker milik Pertamina International Shipping (PIS) yang masih berada di kawasan Selat Hormuz.
Kuota sebanyak 5.000 peserta sudah terpenuhi hanya dalam enam jam sejak dibukanya pendaftaran pada 3 Maret 2026.
Program Bengkel Persiapan Mudik akan dimulai pada 6–7 Maret 2026, sementara Bengkel Siaga Mudik beroperasi pada 14–20 Maret 2026 di berbagai titik Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
PT Pertamina (Persero) menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal perjalanan masyarakat Indonesia dalam menyambut hari raya Idulfitri 1447 H.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut upaya diplomasi tengah dilakukan untuk mengeluarkan dua kapal tanker milik PIS yang saat ini berada di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved