Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG pasang menghantam Desa Kuala Selat,, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Akibatnya, satu rumah warga roboh, lima lainnya rusak, dan sekitar 2.500 hektare (ha) kebun masyarakat terancam abrasi.
Bencana itu juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum, termasuk Jalan Jerambah sepanjang 100 meter yang hancur diterjang air. Peristiwa itu juga mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar bagi warga setempat.
Selain itu, tanggul penahan abrasi di sekitar perkebunan warga jebol membuat air laut meluap ke area perkebunan dan berpotensi merusak tanaman.
Kepala Desa Kuala Selat Nurjaya mengungkapkan gelombang pasang itu merupakan fenomena tahunan. Terutama saat musim angin utara.
"Gelombang tinggi kerap menghantam rumah dan kebun warga. Kami sangat berharap pemerintah segera membangun batu pemecah ombak di sepanjang pesisir untuk mencegah bencana serupa di masa depan," kata Nurjaya, Minggu (19/1).
Usai kejadian, lanjutnya, warga bersama Pemerintah Desa bergotong royong memperbaiki kerusakan. Baik pada rumah-rumah yang terdampak maupun tanggul yang jebol.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada kebun masyarakat. Situasi tersebut menjadi pengingat akan perlunya perhatian serius terhadap mitigasi bencana di wilayah pesisir.
"Warga Desa Kuala Selat berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap masalah yang mereka hadapi. Mereka menginginkan solusi yang konkret untuk mengatasi masalah abrasi dan melindungi desa mereka dari bencana serupa di masa depan," pungkasnya. (H-2)
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Cuaca ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan gelombang tinggi.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat dan angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi terjadi di berbagai darah disertai hujan badai dan gelombang tinggi.
BANJIR di Kota Pekalongan dipicu jebolnya tanggul Sungai Bremi sepanjang 35 meter merendam 335 rumah warga. Sebanyak 55 orang mengungsi di SD Pabean dan Kantor Kelurahan.
Tanggul Sungai Bremi di Pekalongan jebol Rabu pagi (7/1). 335 KK terdampak banjir mendadak setinggi 1 meter, BPBD lakukan penanganan darurat
Sebagai antisipasi jangka panjang, Pemkab Kudus berencana membuat check dam di saluran Sungai Dawe pada 2026 mendatang.
Selain memperkuat tanggul, BNPB juga menurunkan dua alat berat untuk mempercepat pembersihan material lumpur dan memperlancar aliran sungai.
Ketua RW 06 Jatipadang, Abdul Kohar, memastikan tidak ada warga yang mengungsi akibat jebolnya Tanggul Baswedan di Jakarta Selatan.
anggul Baswedan tersebut jebol sejak Kamis (30/10) akibat hujan deras serta meluapnya aliran Kali Pulo yang mengakibatkan banjir di sekitar kawasan tanggul.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved