Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH sepuluh hari dari dimulainya program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun sejumlah daerah masih juga belum dapat melaksanakan. Salah satu daerah yang masih memundurkan waktu pelaksanaan MBG adalah Kota Padang, Sumatra Selatan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang melalui Sekretarisnya, Nurfitri, Kamis (16/1), mengungkapkan pihaknya masih menggu kesiapan Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah tersebut. "Iya, kita masih menunggu kesiapan dari Badan Gizi Nasional," ungkapnya.
Nurfitri menambahkan bahwa kendala MBG terdapat pada peralatan memasak. "Informasi dari BGN, peralatan yang datang belum lengkap," beber Nurfitri.
Sekdis Pendidikan Kota Padang menyebut, pihak BGN telah menetapkan Batalyon Infanteri 133/Yudha Sakti sebagai dapur umum tempat memasak. Dapur umum yang terletak di kawasan Air Tawar ini akan mensuplai makanan bagi sekolah-sekolah yang berada dalam radius dua kilometer dari dapur umum tersebut.
"Nantinya makanan bergizi akan dipasok ke 16 sekolah (TK, SD, SMP, SMA) terdekat dari dapur umum, sekolah-sekolah itu akan jadi pilot project program MBG," terang Nurfitri.
Dapur umum MBG yang berada di Yonif 133 Yudha Sakti di Air Tawar akan menyiapkan sebanyak 2.845 porsi makanan bergizi bagi 16 sekolah. Makanan bergizi itu disiapkan setiap harinya sesuai jadwal sekolah.
Nurfitri berharap BGN segera melengkapi alat makan dan dapur umum sesegera mungkin. Diperkirakan pula, BGN akan menempatkan dapur umum lainnya di sejumlah titik. (M-1)
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Hasil penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, mayoritas orang tua merasakan adanya perbaikan pola konsumsi anak setelah adanya program MBG.
Dana Rp450 miliar yang berasal dari pemangkasan anggaran semua SKPD termasuk DPRD Kalsel tersebut akan digunakan untuk membangun infrastruktur penunjang MBG
Saat melakukan proses pemadaman, kata Wahid, pihaknya juga mengevakuasi dua orang yang terjebak di lantai 3.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved