Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai merah di sejumlah pasar tradisional di berbagai daerah mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp120 ribu per kilogram disebabkan karena cuaca ekstrem. Kenaikan tersebut, banyak warga mengeluhkan karena berbagai komoditas lainnya merangkak naik seperti minyakkita, daging ayam dan telur.
Komoditas cabai merah yang mengalami kenaikan mulai cabai merah domba semula dijual Rp40 ribu naik menjadi Rp120 ribu per kg, cabai rawit merah Rp80 ribu, cabai merah keriting Rp75 ribu, cabai merah TW Rp100 ribu, cabai kriting hijau Rp50 ribu, cabai merah bungbulang Rp80 ribu perkg. Kebutuhan lain berupa daging ayam boiler Rp 38 ribu, minyakkita Rp18 ribu.
Seorang pedagang pasar Cikurubuk, Yanti, 48, mengatakan, harga komoditas cabai merah di berbagai daerah merangkak naik sebelum Natal dan tahun baru disebabkan dari cuaca ekstrem dan produksi selama ini belum stabil hingga pasokan berkurang. Namun, permintaan cabai cukup tinggi tapi pasokan yang dikirim terbatas mengingat banyak pohon cabai terserang hama pada musim penghujan.
"Kenaikan komoditas cabai sudah terjadi sebelum Natal dan tahun baru membuat pembeli kebingungan karena harganya setiap harinya berubah hingga pasokan menipis. Kenaikan cabai merah memang tidak hanya terjadi di Tasikmalaya, tetapi di wilayah Priangan Timur hingga luar daerah lainnya harganya sangat tinggi dan banyak pedagang membungkus dibuat per onsnya Rp 15 ribu," katanya, Rabu (8/1/2025).
Sementara itu, Kepala UPT Pasar Cikurubuk Deri Herlisana mengatakan, harga kebutuhan cabai merah di sejumlah kios pedagang pasar Cikurubuk maupun pasar lainnya setiap hari merangkak naik dan kenaikan cabai disebabkan karena hasil produksi para petani menurun drastis disebabkan faktor cuaca tidak menentu. Namun, kondisi sekarang memang setiap kios sebelumnya berjualan cabai sekarang justru kebutuhannya menipis.
"Untuk cabai merah domba semula dijual Rp120 ribu per kg, cabai rawit merah Rp80 ribu, cabai merah keriting Rp75 ribu, cabai merah TW Rp100 ribu, cabai kriting hijau Rp50 ribu, cabai merah Rp80 ribu per kg, bawang merah R 45 ribu dan bawang putih Rp40 ribu per kg. Akan tetapi, untuk sekarang pedagang telah memilih dengan dibungkus setelah ditimbang," paparnya. (S-1)
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Berdasarkan pemantauan, harga cabai rawit merah tertinggi tercatat Rp90 ribu per kilogram, dan pada pemantauan terakhir berada di kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp90.000 per kilogram. Beberapa hari sebelumnya, pedagang sempat menjual cabai rawit dengan harga Rp100.000 per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved