Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) menyesalkan jatuhnya korban akibat adanya proyek galian kabel di Jalan Tamansari Kota Bandung. Semestinya PT Bandung Infra Investama (BII) sebagai pemegang proyek memberikan rambu-rambu pemberitahuan kepada pengguna jalan agar berhati hati karena ada pekerjaan galian.
"Saya minta PT BII mencari alamat korban, berikan perhatian dan lihat kondisinya. Saya pastikan pemkot bersama PT BII akan memberikan santunan. Kami juga minta PT BII lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan di lapangan,” papar Penjabat Wali Kota Bandung A. Koswara Sabtu (14/12).
Koswara mengakui, proyek ducting menyebabkan kemacetan hampir di seluruh ruas jalan yang ada di Kota Bandung. Untuk itu dia memerintahkan kontraktor pengerjaan proyek tersebut jelang Natal dan Tahun (Nataru) 2025, untuk menutup permanen semua lubang ducting dan baru bisa dilanjutkan kembali setelah selesai perayaan dan libur tahun baru. “Semua lubang harus sudah ditutup 15 Desember, jangan ada lubang apalagi ada korban,” tegas Koswara.
Menurut Koswara, memang diakui adanya proyek ducting, tujuannya bagus agar kabel yang semrawut di atas dipindah ke bawah tanah, namun harus rapih tidak seperti saat ini tidak tertata. Dan tentu proyek pemindahan kabel utilitas ke bawah tanah harus segera diselesaikan dan dirapihkan sebelum Nataru.
“Saya menginstruksikan, agar proyek dihentikan sementara setelah semua lubang galian dirapikan hingga akhir tahun. Pekerjaan baru dapat dilanjutkan setelah libur Nataru berakhir. Ini dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan, meningkatkan keamanan serta keselamatan, dan memastikan kenyamanan masyarakat selama liburan,” ungkap Koswara.
Koswara menjelaskan, memang proyek pemindahan kabel ini merupakan bagian dari program penataan kota untuk mengatasi kesemrawutan kabel udara. Namun, metode kerja yang digunakan saat ini masih menimbulkan banyak keluhan masyarakat, seperti kemacetan dan potensi kecelakaan.
Pemkot sudah memberikan saran kepada PT BII untuk memperbaiki metode kerja. Galian yang terbuka terlalu lama harus diminimalkan. Jika beton membutuhkan pengerasan, gunakan bahan aditif agar prosesnya lebih cepat.
Untuk diketahui bahwa korban lubang ducting menimpa seorang pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan Jalan Tamansari sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa itu diunggah dalam akun sosial media Instagram @bandungterkini. Di akun itu terlihat seorang pengendara mendapat pertolongan dari warga usai mengalami kecelakaan.
Dalam narasi disebutkan, “telah terjadi kecelakaan tunggal, sebuah kendaraan roda dua menabrak lubang galian proyek terbuka di Jalan Tamansari, Kebun Binatang, Kota Bandung pada Kamis, (12/12) malam".
Kecelakaan tersebut disebabkan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar jalan, serta lubang galian terbuka tanpa peringatan.
Lubang yang sudah ditutup namun terlihat semrawut. Karung tanah masih bertumpuk/ Lubang ditutup tidak rapih bahkan sebagian masih berlubang cukup membahayakan pengguna jalan, seperti di Jalan Merdeka, Asia Afrika, Jalan Tamblong, Jalan Tamansari, Wastukancana, Pajajaran dan beberapa ruas jalan lainnya. (N-2)
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melaporkan selama masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat sebanyak 2.675.017 kendaraan melintas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved