Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
BPBD Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gerakan atau pergeseran tanah di wilayah Kabupaten Banyumas untuk bulan Desember 2024.
Berdasarkan hasil kajian dan analisis, sejumlah kecamatan di Banyumas diketahui memiliki tingkat kerawanan gerakan tanah mulai dari kategori menengah hingga tinggi. Selain itu, beberapa wilayah juga memiliki risiko tambahan berupa potensi banjir bandang atau aliran bahan rombakan.
Kepala Pelaksana BPBD Banyumas Budi Nugroho mengatakan prakiraan wilayah yang berpotensi mengalami gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Serta dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). H
“Hasil overlay tersebut menunjukkan bahwa beberapa kecamatan di Banyumas termasuk dalam Zona Menengah-Tinggi yang patut diwaspadai, terutama saat curah hujan berada di atas normal,”jelas Budi pada Jumat (13/12).
Menurutnya, kecamatan yang masuk dalam kategori zona menengah-tinggi antara lain Ajibarang, Banyumas, Cilongok, Gumelar, Jatilawang, Kalibagor, Karanglewas, Kebasen, Kemranjen dan Lumbir. “Selain itu juga Patikraja, Pekuncen, Purwojati, Purwokerto Barat, Purwokerto Selatan, Purwokerto Timur, Purwokerto Utara, Rawalo, Sokaraja, Somagede, Sumpiuh, Tambak dan Wangon,”katanya.
Dijelaskan oleh Budi, beberapa wilayah seperti Baturaden, Kedungbanteng, dan Sumbang memiliki potensi tambahan berupa banjir bandang atau aliran bahan rombakan. Hal ini disebabkan oleh kondisi geologi serta intensitas curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, terutama yang berada di wilayah-wilayah rawan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda-tanda pergerakan tanah, seperti munculnya retakan tanah, pohon yang miring, atau pergeseran bangunan. Selain itu, warga harus menghindari aktivitas di area yang berisiko longsor, terutama saat hujan lebat berlangsung.,”jelasnya. (Z-9)
ARUS mudik Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah di wilayah Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah terpantau ramai namun tetap lancar, sebanyak 85.258 kendaraan melintas dari arah Jakarta
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
JAJARAN Polresta Banyumas, Jawa Tengah menggagalkan dugaan peredaran bahan peledak yang diduga untuk petasan seberat sekitar 9 kilogram (kg) dalam Operasi Pekat Candi (TO OPC) 2026.
Tingginya harga cabai terjadi karena faktor cuaca karena sejumlah daerah sentra seperti Pemalang, Kabupaten Semarang, Temanggung, Demak, Pati belum ada panen besar.
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Pergerakan tanah di wilayah itu berdampak terhadap 10 kepala keluarga. Saat ini, mayoritas penyintas mengungsi di rumah kerabat, bahkan ada yang menyewa atau mengontrak rumah.
Bencana itu juga menyebabkan 48 rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Bangunan rumah yang dulu jadi tempat, berlindung, kini hanya menyisakan kenangan dan puing-puing.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Badan Geologi membuat Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah untuk memberikan panduan kepada masyarakat dan pemerintah daerah lokasi yang berpotensi rawan pergerakan tanah di Jabar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved