Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN terus menerus yang melanda kawasan Provinsi Aceh membuat para petani padi harus berkerja keras. Kalau tidak, lahan sawah mereka akan berakibat fatal.
Pasalnya ,sejak tiga pekan terakhir serangan hama keon di kawasan setempat cukup parah. Itu karena populasi hama berbatok atau bercangkang keras itu sangat cepat berkembang biak di musim hujan.
Lokasi yang paling parah diserang hewan keong bewarna kuning emas bercampur hijau tua tersebut antara lain adalah di Kecamatan Delima, Grong-Grong, Indrajaya, Mila dan Kecamatan Pidie. Lalu Keumala, Titeue, Sakti, Mutiara, Peukan Baro, dan Glumpang Baro.
Di Kecamatan Delima misalnya, petani harus mengutip hama penggerek batang padi itu sebelum menanam. Lalu bersamaan saat menanam juga harus menyemprot racun pembasmi.
"Kalau langsung ditanami atau tidak lebih dulu menyemprot racun pembasmi, dua hari kemudian habis digasak keong. Bahkan saat bibit di persemaian juga harus benar-benar diawasi dan tidak terlalu banyak air, agar tidak masuk keong," tutur Mawardi, petani di Desa Mesjid Reubee, Kecamatan Delima, kepada Media Indonesia, Selasa (3/12).
Dikatakan Mawardi, meningkatnya populasi keong emas pada musim tanam rencengan (musim tanam tahap pertama) ini diduga karena curah hujan tinggi. Lalu induk keong sangat mudah bertelur pada selokan atau tempat-tempat tersebar air lainnya.
Untuk mencegah agar keong tidak terlalu banyak masuk dari saluran irigasi, pihaknya memasang kawat jaring pada lubang air pematang sawah. Adapun usia tanaman padi yang paling rawan diserang keong adalah mulai dari nol hingga 15 hari. Setelah itu batang padi sudah mengeras dan menjaga tanah supaya bercak-bercak. (MR/J-3)
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved