Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIGUYUR hujan deras membuat aliran air dari Sungai Wangan Aji sisi Kecamatan Mojotengah meluap, melimpas ke jalan menuju obyek wisata Dieng dari arah Wonosobo, Jawa Tengah, Senin (2/12) petang. Sejumlah rumah warga juga ikut terendam.
"Hujan intensitas tinggi mulai pukul 11.00 WIB sehingga menyebabkan Sungai Wangan Aji meluap ke jalan raya Wonosobo - Dieng dan merendam beberapa rumah," terang Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo, Dudy Wardoyo, Senin (2/12) Malam.
Ia menerangkan, banjir disebabkan karena debit air cukup deras dan tersumbat tumpukan material sampah diberapa titik bawah jembatan mulai Dusun Kalikunig hingga Kantor BRI Unit Jawar Mojotengah. Akibatnya, Jalan Raya Wonosobo - Dieng terendam. Selaib itu, tujuh rumah warga juga ikut terendam.
"Tidak ada korban jiWa dalam peristiwa bencana banjir itu. Hanya saja, banjir menimbulkan kerugian material hingga Rp 93 juta,"kata Dudy.
Disebutkan, rumah terendam di wilayah Desa Blederan, Kecamatan Mojotengah ada lima unit. Masing-masing milik Samsul Ma'arif warga Rt. 04 Rw. 02 Dsn. Kleseman terendam setinggi 1,2 meter dengan kerugian mencapai Rp 10 juta. Rumah milik Sumardi warga Dusun Jawar Rt. 17 Rw. 01 mengalami rusak berat tembok jebol nyaris roboh dengan kerugian Rp 45 juta. Tiga rumah lainnya milik Khusni rohman, Mustahal, dan Abdullah karim.
Di Desa Bumirejo Kecamatan Mojotengah ada dua rumah terendam banjir. Yakni milik Slamet Sukri Dsn. Kongsi Rt. 04 Rw. 03 kerusakan berupa tembok jebol dengan kerugian Rp35 juta dan milik Heru santoso rusak ringan dengan kerugian Rp 3 juta.
"Bencana banjir juga menyebabkan terjadi kemacetan dari kedua arah dari Bugangan sampau Garung akibat jalan terendam air dan membawa material batu - batu, sampah dan lumpur,"kata Dudy.
Menurut dia, BPBD telah melakukan assessment/pendataan dibeberapa titik/wilayah terdampak. Tim gabungan juga melakukan evakuasi barang - barang dan penyelamatan warga terdampak ketempat aman.
"Bagi penguna jalan diminta untuk berhati - hati karena banyak batu - batu dan lumpur di jalan dan masih terjadi kemacetan arus lalin hingga saat ini," katanya. (H-2)
Titik kemacetan terjadi terutama dekat wisata Pintu Langit dan Taman Langit
POLSEK Kalikajar bersama Tim Resmob Polres Wonosobo berhasil mengamankan seorang Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sesama perangkat desa.
Langkah deteksi dini dan pencegahan dilakukan secara ketat untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan.
POLRES Wonosobo, Jawa Tengah berupaya mengantisipasi kemacetan di jalur wisata ke Dieng saat musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Letkol Inf Yoyok Suyitno menyampaikan bahwa pengamanan Nataru merupakan agenda rutin tahunan yang memerlukan perhatian ekstra.
Letkol Yoyok Suyitno mengajak warga untuk merenungi kondisi bangsa yang sedang berduka di beberapa titik lokasi bencana.
Polres Wonosobo bersama pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan barang di pasar hingga awal Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved