Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP Jumat pagi, saat fajar menyingsing, Yusuf dan Asman, dua amil dari Laznas BMH Bulukumba, memulai langkah mereka ke Pasar Cekkeng di Kampung Ela-Ela, Ujung Bulu, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Pasar yang buka sejak pagi buta ini secara tradisional dikenal sebagai Pasar Jongkong.
Kedatangan mereka ke sana bukanlah tanpa alasan—kedua amil tersebut menunaikan janji untuk menerima sedekah dari para pedagang berupa sayur, ikan, dan beras untuk para santri Pondok Pesantren Al'Araf Hidayatullah Bulukumba.
Dari pasar inilah, kebutuhan serat dan protein santri terpenuhi, menjamin gizi seimbang yang membantu mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang mereka.
Beragam bahan pangan mulai dari jagung, bayam, kacang, tomat, ikan, tempe, hingga kentang dan kol, disumbangkan pedagang setempat. Pasokan ini mencukupi kebutuhan pangan santri dan asatidz selama tiga hari, memberikan asupan yang sehat dan bergizi.
"Kami awalnya menawarkan zakat, tetapi ketika pedagang melihat dagangan mereka belum habis, mereka memilih untuk bersedekah sayur. Ketika satu pedagang mulai bersedekah, pedagang lainnya ikut memberikan sayurnya juga," ujar Yusuf, menceritakan awal mula kerja sama ini.
Yayasan Al'Araf Hidayatullah yang bermitra dengan BMH kini membina 78 santri dalam program hafalan Al-Qur'an dan juga mengelola beberapa Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).
Setiap santri memperoleh manfaat langsung dari sedekah ini, yang jika dihitung secara matematis, memberikan kontribusi sebesar tiga porsi sayur per santri untuk kebutuhan tiga hari.
Dalam jangka panjang, sinergi ini membantu yayasan menghemat hingga 30% dari anggaran pangan, sehingga memungkinkan pengalihan dana untuk kebutuhan lainnya, termasuk pengembangan program pendidikan.
Menyambut Hari Santri pada 22 Oktober, Yusuf menegaskan bahwa lembaga ini berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan di pesantren, salah satunya melalui inisiatif Ekspedisi Beras untuk Santri.
Dengan dukungan dari masyarakat, mereka berharap dapat menjaga keberlangsungan program dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.
Jika program ini terus berkembang, diperkirakan dalam lima tahun, jumlah santri yang memperoleh manfaat dari bantuan ini dapat meningkat sebesar 50%, seiring dengan bertambahnya jumlah sedekah dari para pedagang yang terinspirasi untuk berpartisipasi.
Model ini bukan hanya mendukung kesehatan para santri, melainkan juga membangun ekosistem saling membantu di kalangan komunitas setempat. (N-2)
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.
WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan agar seluruh santri di Indonesia mendapatkan akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya penguatan karakter santri berbasis kecerdasan kontemplasi. Hal ini disampaikannya saat membuka Expo Kemandirian Pesantren.
Potensi besar jumlah santri di Indonesia dapat menjadi kekuatan nyata dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Kemkomdigi mengajak para santri di seluruh Indonesia untuk menjadi 'Sahabat Tunas', generasi muda yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved