Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI cabai merah di kawasan Aceh berpotensi merugi akibat anjloknya harga komoditas itu di pasaran. Harga cabai merah diketahui sudah anjlok sejak sebulan terakhir.
Terlebih, hasil produksi cabai merah yang baru dipanen itu dibeli oleh agen penampung dengan menawarkan harga sesuka hati.
Dari pantauan Media Indonesia, sejak sepekan terakhir di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, misalnya, harga cabai merah kualitas bagus dibeli agen pengumpul dari petani hanya Rp12.000 per kilogram (kg). Lalu harga cabai merah kualitas sedang hanya Rp10.000/kg.
Baca juga : PNM Dorong Kemandirian Pangan dengan Distribusi 1.500 Bibit Cabai ke Desa Darmasuci
Sesuai pengakuan petani cabai, harga seperti itu tidak sesuai dengan modal yang mereka keluarkan. Ditambah lagi dengan ongkos kerja dan biaya hidup selama bercocok tanam.
"Harga 1 kg pupuk saja mencapai Rp20.000/kg. Sangat tidak sesuai kalau harga cabai merah masih Rp12.000/kg. Tentu tidak sesuai dengan modal yang dikeluarkan dan ongkos kerja atau keperluan lainnya," tutur Zikri, petani cabai merah di kaki gunung Seulawah Inoeng, Kemukiman Paloh, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh, kepada Media Indonesia, Jumat (11/10).
Dikatakannya, akibat harga anjlok sebulan terakhir, petani tentu seperti kehilangan semangat dan kurang termotivasi untuk menanam cabai. Apalagi kebutuhan modal tanaman pemedas sayur dan bahan baku bumbu itu lebih besar.
"Berbeda perlakuan menanam cabai dibandingkan tanaman sayur. Modalnya juga lebih besar. Tentu kalau terus harga begini, sulit mendapat untung, malah merugi," tambah Zikri..
Keluhan rendahnya harga cabai merah itu bukan hanya di Kabupaten Pidie, tapi juga dirasakan oleh petani di kawasan Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Lalu juga dikeluhkan petani di Kabupaten Pidie Jaya. (MR/J-3)
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved