Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cirebon berkomitmen untuk memastikan seluruh desa yang terdampak kekeringan bisa mendapatkan bantuan air secara merata.
“Bantuan air bersih sangat penting terutama bagi warga yang tinggal di daerah yang mengalami kekeringan parah,” kata Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya, Selasa (8/10).
Hingga kini, ucap Wahyu, BPBD Kabupaten Cirebon masih rutin mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah, seperti di Kecamatan Sedong. Bantuan air bersih ke daerah tersebut masih rutin dikirim.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Cirebon memperluas distribusi air bersih hingga ke 20 desa yang mengalami kekeringan. “Jumlahnya memang bertambah seiring dengan hasil survei dan asesmen di lapangan yang menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan. Sampai sekarang ada 20 titik distribusi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya.
Deni menyebut adanya kemungkinan jumlah desa penerima bantuan bertambah. Ini dikarenakan hingga awal Oktober curah hujan di wilayah Kabupaten Cirebon belum cukup tinggi.(M-3)
BPBD Kabupaten Probolinggo mencatat dampak signifikan akibat banjir yang melanda delapan kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Bencana banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan sejak Desember 2025 lalu menyebabkan terpuruknya perekonomian warga.
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
BPBD sudah menyiapkan langkah kesiapsiagaan, termasuk menghadapi potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon belum akan memberlakukan WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Tim dinkes juga melakukan pengecekan kondisi dapur, kualitas air, IPAL, hingga kebersihan peralatan masak dan makan.
Kesamaan pandangan dalam menciptakan lingkungan tetap bersih melalui penanganan sampah berkesinambungan harus menjadi perhatian semua pihak
Dari total alokasi sebelumnya sebesar Rp121,6 miliar, Kabupaten Cirebon hanya akan menerima Rp72,2 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved