Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cirebon berkomitmen untuk memastikan seluruh desa yang terdampak kekeringan bisa mendapatkan bantuan air secara merata.
“Bantuan air bersih sangat penting terutama bagi warga yang tinggal di daerah yang mengalami kekeringan parah,” kata Penjabat (Pj) Bupati Cirebon Wahyu Mijaya, Selasa (8/10).
Hingga kini, ucap Wahyu, BPBD Kabupaten Cirebon masih rutin mendistribusikan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah, seperti di Kecamatan Sedong. Bantuan air bersih ke daerah tersebut masih rutin dikirim.
Sementara itu, BPBD Kabupaten Cirebon memperluas distribusi air bersih hingga ke 20 desa yang mengalami kekeringan. “Jumlahnya memang bertambah seiring dengan hasil survei dan asesmen di lapangan yang menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan. Sampai sekarang ada 20 titik distribusi,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Deni Nurcahya.
Deni menyebut adanya kemungkinan jumlah desa penerima bantuan bertambah. Ini dikarenakan hingga awal Oktober curah hujan di wilayah Kabupaten Cirebon belum cukup tinggi.(M-3)
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Ada dua fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan, yaitu Sekolah Dasar (SD) Jetis dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Jetis, dengan kerusakan cukup berat.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.
BPBD Kudus mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat.
Cuaca ekstrem tersebut memicu setidaknya 14 kejadian bencana tersebar di 15 kecamatan, mulai dari pohon tumbang, kerusakan rumah warga, hingga gangguan fasilitas umum.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
BPBD sudah menyiapkan langkah kesiapsiagaan, termasuk menghadapi potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon belum akan memberlakukan WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Tim dinkes juga melakukan pengecekan kondisi dapur, kualitas air, IPAL, hingga kebersihan peralatan masak dan makan.
Kesamaan pandangan dalam menciptakan lingkungan tetap bersih melalui penanganan sampah berkesinambungan harus menjadi perhatian semua pihak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved