Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KALIMANTAN Selatan dalam sepekan terakhir mulai diguyur hujan, baik dengan intensitas ringan maupun lebat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mulai menyiapkan langkah-langkah mitigasi bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, R Suria Fadliansyah, Minggu (6/10), dalam laporan kebencanaannya menyebutkan, hujan mulai mengguyur sejumlah wilayah seperti Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Barito Kuala.
Hujan yang turun membantu pihaknya memadamkan titik api serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalsel. Namun di saat bersamaan, bencana hidrometeorologi mulai mengintai.
Baca juga : Banjir Terus Mengancam Kalimantan Selatan
"Data Pusdalops BPBD Kalsel pada Sabtu (5/10) mencatat terjadi angin kencang di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, yang menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan. Sementara karhutla juga masih terjadi di dua lokasi di Kabupaten Tanah Laut," paparnya.
Di kesempatan berbeda, Kepala BPBD Hulu Sungai Utara Syamrani mengatakan pihaknya mulai menyiapkan langkah-langkah mitigasi bencana hidrometeorologi seiring hujan yang mulai turun di wilayah tersebut.
"Karhutla masih terjadi, namun kita mulai mempersiapkan dan pengecekan peralatan penanganan banjir juga sosialisasi kepada masyarakat di lokasi rawan bencana," tuturnya.
Hulu Sungai Utara merupakan daerah rawan bencana banjir karena berada di dataran rendah pertemuan tiga sungai besar yaitu Sungai Nagara, Sungai Tabalong, dan Sungai Balangan. (E-2)
Berdasarkan analisis, kata dia, dinamika atmosfer tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali selama periode prakiraan itu.
Pihaknya telah menyiapkan mitigasi bencana agar bisa merespon secepat mungkin apabila terjadi kejadian bencana.
Bencana hidrometeorologi kembali terjadi di Kabupaten Tabanan. Sebuah rumah warga di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, dilaporkan ambruk setelah dihantam air bah.
Total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi di tiga provinsi mencapai 1.198 orang, sementara korban hilang tercatat sebanyak 144 orang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
DALAM satu dekade 2014-2024 luas hutan alam di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Barito di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan telah berkurang (deforestasi) hingga 29 ribu hektare lebih.
Bencana banjir yang sempat melanda delapan kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan sebagian besar sudah surut.
PRESIDEN RI Prabowo Subianto, meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota di Indonesia.
DINAS Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mengimbau masyarakat agar mewaspadai penyebaran penyakit super flu di tengah kondisi cuaca buruk yang terjadi belakangan ini.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) bagi 6.398 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
KEPALA Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Selatan, Tiyas Widiarto akhirnya buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved