Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JALAN nasional di Desa Lukulamo, Halmahera Tengah, Maluku Utara sudah mulai diperbaiki. Perbaikan jalan itu dilakukan melalui sinergi dan kerja sama antara pemerintah Halmahera Tengah dengan Weda Bay Projet, yang terdiri dari PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan PT Weda Bay Nickel (WBN) untuk mewujudkan infrastruktur yang memadai di wilayah sekitar perusahaan.
Pengerjaan jalan tersebut juga merupakan satu dari sejumlah komitmen yang telah disepakati antara Weda Bay Project dan Pemkab Halmahera Tengah mengenai penanganan pascabanjir dan pembangunan infrastruktur umum di Weda Tengah dan Weda Utara.
Memorandum of Understanding (MoU) telah ditandatangani oleh Pj Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangaji bersama Vice President PT IWIP, Kevin He, Sabtu (17/8).
Baca juga : Korban Banjir di Halmahera Tengah Dapat Bantuan
Berdasarkan laporan perencanaan, ruas jalan nasional di Desa Lukulamo yang diperbaiki sepanjang 421 meter. Perbaikan itu sekaligus dengan pelebaran dan pembetonan.
Weda Bay Project juga membangun saluran pembuangan di kedua sisi jalan dengan total panjang 842 meter. Desa Lokulamo merupakan desa yang terdampak banjir yang menyebabkan kerusakan besar pada jalan nasional.
Proyek juga bertujuan meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa, serta mempermudah mobilitas masyarakat.
Baca juga : Kali Kobe Meluap, Satu Desa di Halmahera Tengah Terendam Banjir
Kondisi jalan tersebut sejak lama dikeluhkan pengendara maupun masyarakat yang berada di wilayah tersebut. Kondisi jalan yang berlubang dan tidak adanya saluran pembuangan (drainase) yang layak membuat jalan tersebut selalu tergenang air setiap kali musim penghujan.
Manajer Hubungan Eksternal IWIP Katamsi Ginano mengatakan pengerjaan tersebut direncanakan rampung pada pertengahan September.
“Kami memahami kesulitan yang dialami masyarakat di sekitar Weda Bay Project, sehingga pengerjaan ini menjadi salah satu prioritas perusahaan,” ujar Katamsi.
Baca juga : Pj Bupati Halmahera Tengah berharap Kemitraan dengan PT IWIP Bisa Berdayakan Ekonomi Lokal
Perbaikan jalan nasional tersebut juga dikoordinasikan dengan Balai Jalan Nasional Provinsi Maluku Utara.
Selanjutnya, perusahaan juga terlibat dalam proyek-proyek lainnya seperti, perbaikan jalan, saluran air, dan jembatan sepanjang ruas Desa Lukulamo sampai dengan Desa Lelilef Sawai, pembangunan bund wall di ruas jalan Tabalik, dan pembangunan Water Intake dan Water Treatment Plant (WTP) yang akan melayani kebutuhan air bersih mulai dari Weda hingg Weda Utara.
General Manager HSE IWIP, sekaligus Kepala Teknik Tambang WBN, Iwan Kurniawan memberikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Halteng, khususnya, dan pemerintah serta masyarakat Maluku Utara yang telah mendukung operasi dan bisnis perusahaan, sehingga berbagai kolaborasi yang betujuan untuk kepentingan masyarakat dapat terwujud. (Z-1)
Peristiwa longsor tersebut menyebabkan kirmir atau turap pembatas jalan roboh dan memicu penggerusan tanah.
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
Perbaikan jalan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga, baik di bidang pertanian, UMKM, hingga kepariwisataan.
Pemprov Sulsel siapkan Rp522 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan di Wajo tahun 2025, guna membuka akses ekonomi dan memperlancar mobilitas warga.
Ada 22 paket pekerjaan peningkatan jalan dan perbaikan trotoar yang ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.
Dengan dana sebesari itu, pemkab menargetkan perbaikan jalan hingga 79,5% dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 771,5 km.
Pertumbuhan ekonomi tidak hanya terlihat di tingkat provinsi, tetapi juga tercermin di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), yang mencatat kenaikan sebesar 60,77%.
Menurut Johani, kini semakin banyak ibu rumah tangga yang berani membuka usaha, khususnya di Lapak Gate 2, yang berada di sekitar kawasan industri.
Memasuki tahun kedua, program ini memberikan kesempatan bagi para penerima untuk belajar langsung di University of Science and Technology Beijing (USTB).
Bupati Halmahera Tengah Ikram M Sangaji menekankan pentingnya peran buruh dan serikat pekerja dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
Selain meningkatkan pemahaman tentang K3, IWIP juga menyelenggarakan lomba-lomba dan kegiatan untuk mempererat kebersamaan antarkaryawan.
Program ini merupakan kelanjutan dari upaya pembangunan yang telah dimulainya pada periode pertama kepemimpinannya di Halmahera Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved