Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menargetkan di 2025 mendatang, pesawat jenis Airbus bisa mendarat di Bandara Haji Asan Sampit.
Untuk itu, Pemkab Kotawaringin Timur terus berupaya mengebut sejumlah pengembangan bandara termasuk pelebaran landasan pacu (runway) yang telah disepakati oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.
"Saya selaku Bupati Kotim selalu berkomitmen untuk membangun Kabupaten Kotawaringin Timur, banyak hal yang harus kita benahi dan kita bangun. Salah satunya pengembangan Bandara Haji Asan Sampit," kata Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, Kamis , ( 22/8)
Baca juga : Lutung Betina Tersengat Listrik saat Tersesat Masuk Permukiman
Sebelumnya, Pemkab Kotawaringin Timur telah menandatangani nota kesepakatan pengembangan Bandar Udara Haji Asan Sampit dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.
Disebutnya, program yang disepakati yaitu perpanjangan runway pada tahun 2024, pelebaran runway pada tahun 2025, pelebaran apron, pembangunan gedung pertolongan kecelakaan penerbangan dan pemadam kebakaran (PKP-PK), serta perluasan gedung terminal existing pada 2026-2027.
"Tahun 2024 ini sudah mulai peningkatan PCM-nya. Ini step by step dilakukan. Harapan kita 2025 nanti pelebaran runway (selesai)," ujarnya.
Baca juga : Ular Piton Bersarang di Plafon Rumah Warga Kotawaringin Timur
Ia menambahkan, setelah dilakukannya pelebaran landasan tersebut, Bandara Haji Asan Sampit bisa didarati Airbus atau pesawat berbadan besar.
Namun, sambungnya, ini semua tergantung dari Kementerian Perhubungan, pasalnya semua kewenangan untuk pengembangan bandara ada di pemerintah pusat.
"Lahan sudah dibebaskan untuk perpanjangan, tidak ada masalah. Sekarang ini lebih kepada ke kementerian karena kewenangan ada di sana. Pemda tidak memiliki kewenangan, pemerintah daerah hanya sekedar menghibahkan tanah. Dan itu sudah dilakukan," terangnya.
Oleh sebab itu, dirinya meminta masyarakat untuk mendukung pemerintah daerah terkait hal ini.
"Makanya kita berdoa, karena kita sudah berupaya semaksimal mungkin.mudahan tahun ini sudah clear semua. Karena Kotim ini cukup maju, berkembang, dan memiliki perusahaan cukup banyak sehingga (membutuhkan) bandara yang representatif agar bisa menunjang perekonomian di Kotim, " tuturnya. (SS/J-3)
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta,.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan kanal yang tidak memperhatikan lapisan pirit memicu oksidasi yang menghasilkan asam sulfat.
Sebelum terjadi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir, kata dia, akan terlihat pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB).
Transformasi sektor pendidikan di Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo mendapat legitimasi kuat dari masyarakat.
Panen raya jagung serentak kuartal IV 2025 dilaksanakan di Desa Hampalam, Kecamatan Tewang Sanggalang Garing, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah.
SUNGAI Kahayan di Palangka Raya, Kalteng, semakin meluap. Warga yang berada di Kelurahan Bereng Bengkel , diminta waspada terjadinya potensi banjir.
Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved