Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Musim kemarau yang melanda Jawa Timur berdampak buruk pada lahan pertanian. Sawah-sawah mengalami kekeringan hingga akhirnya gagal panen.
"Hingga Selasa (6/8), untuk tanaman padi, luas area yang terdampak adalah 31.588,94 hektare. Dari total itu, yang gagal panen sudah 7.666,80 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur Dydik Rudy Prasetya di Surabaya.
Secara rinci, ia menyebut luas lahan yang terdampak di tiap-tiap daerah.
Baca juga : 300 Hektare Sawah di Tulungagung Berpotensi Gagal Panen
Kabupaten Lamongan: lahan kekeringan 11.736 ha, puso 5.335,50 ha
Kabupaten Gresik: lahan kekeringan 5.954 ha, puso 1.477 ha
Kabupaten Pacitan: lahan kekeringan 5.785 ha, puso tidak ada
Kabupaten Bojonegoro: lahan kekeringan 5.713 ha, puso 92 ha
Kabupaten Tuban: lahan kekeringan 1.089 ha, puso seluas 239,40 ha
Kabupaten Nganjuk: lahan kekeringan 698 ha, puso 204 ha
Kabupaten Mojokerto: lahan kekeringan 268 ha, puso 257 ha
Kabupaten Jombang: lahan kekeringan 130 ha, puso 20 ha.
Untuk mengatasi kekeringan, Rudy mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan
kabupaten/kota dalam rangka memaksimalkan capaian target luas tanam masa tanam April-September.
Masa tanam ini telah ditetapkan di seluruh kabupaten/kota dengan menyusun agenda gerakan percepatan olah tanah dan percepatan tanam. Kemudian optimalisasi jaringan irigasi. Dengan optimalisasi jaringan irigasi, diharapkan debit air sampai ke
pertanaman dengan baik sehingga tanaman dapat berproduksi lebih maksimal.
"Selain itu juga dilaksanakan peningkatan debit air irigasi melalui rehabilitasi jaringan irigasi tersier," katanya.
Rudy menambahkan mengenai pengembangan irigasi pompa, baik bantuan pemerintah maupun swadaya, pembuatan embung, serta mendorong perpompaan melalui sumur submersible secara swadaya oleh petani. (Z-11)
Umur tanaman padi yang terendam air berkisar 10 hingga 25 hari
ANCAMAN besar korban penyintas bencana di Aceh bukan hanya rumah yang digulung gelombang banjir bandang pada 24-27 November 2025 lalu.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
Warga Cikiwul, Bantargebang, Kota Bekasi dikejutkan oleh kemunculan seekor buaya berukuran besar di parit sempit kawasan persawahan pada Senin (22/12).
Seekor buaya berukuran besar menggegerkan warga setelah ditemukan berada di area persawahan di Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melihat langsung dampak kerusakan yang diakibatkan bencana banjir di Desa Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, Aceh, pada Minggu (14/12).
Sebagian besar warga yang membuka lahan pertanian di sekitar area longsor mengalami gagal panen akibat akses jalan menuju kebun tertutup material longsor.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa seluas 4.000 hektare sawah terdampak puso akibat bencana di Pulau Sumatra.
RATUSAN hektare area persawahan di Desa Fajar Indah, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Bangka Belitung, kembali terendam banjir.
Kehadiran produk asuransi pertanian besutan BRINS ini dapat memberikan perlindungan nyata bagi petani.
Hal ini akibat tidak turunnya hujan di wilayah tersebut dalam dua bulan terakhir. Kondisi juga diperparah dengan mengeringnya sejumlah waduk dan embung di kawasan Pantura setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved