Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN Beautiful Malino 2024, yang digelar pada 12-14 Juli 2024 berjalan lancar dan meriah.
Kegiatan yang dipusatkan di Hutan Pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong ini berhasil menarik minat masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) bahkan luar Sulsel untuk datang ke Gowa hanya untuk menyaksikan berbagai rangkaian Beautiful Malino ini.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan salah satu indikator keberhasilan event Beautiful Malino ini adalah kehadiran masyarakat dalam mendukung pemerintah di sektor pariwisata. Hal itu sebagai tanda adanya kebanggaan berwisata di dalam negeri Indonesia.
Baca juga : Melalui Fashion Carnaval, Adnan Harap Malino Terus Dikenal Kota Bunga
"Saya yakin dan percaya bahwa kunjungan masyarakat yang datang di event Beautiful Malino yang kelima ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau target kita tahun lalu itu 40.000 yang melampaui target menjadi 60.000 lebih kunjungan, tapi tahun ini kami yakin lebih dari 60.000 orang yang datang," ungkapnya.
Dengan peningkatan kunjungan yang signifikan tersebut, secara otomatis dapat mendorong peningkatan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja yang lebih luas dan tentunya berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata dan pendapatan masyarakat di sekitar Kota Malino.
"Kalau tahun lalu itu total transaksi atau uang yang beredar sebesar Rp25 miliar dalam waktu 3 hari, maka tahun ini kami juga yakin mampu di atas Rp25 miliar karena fasilitas villa, hotel, dan penginapan jauh lebih banyak ditambah total pengunjung juga lebih banyak sehingga itulah yang membuat akselerasi ekonomi yang berjalan serta makin banyak jual-jualan yang hadir juga menandakan bahwa ada perputaran uang yang terjadi selama pelaksanaan Beautiful Malino ini," jelas orang nomor satu di Gowa itu.
Baca juga : Festival Takabonerate di Selayar Gagal Masuk Kalender Wisata Kemenparekraf
Karenanya, Adnan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak terkait yang ikut menyukseskan event ini, khususnya jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, TNI/Polri, dan event organizer, dalam hal ini Slemmersindo, sehingga keamanan dan kemacetan yang sering dikeluhkan masyarakat setiap tahunnya dapat teratasi dengan baik.
"Ini juga tidak lepas dari jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Gowa, Satpol PP Kabupaten Gowa serta seluruh jajaran Pemkab Gowa, Polres Gowa dan Kodim 1409 Gowa yang pagi-malam tiada hentinya melakukan pengamanan agar penonton bisa tertib, termasuk Slemmersindo yang juga sangat terlibat dalam keberhasilan ini," ucapnya.
Salah satu pengunjung, Dewi Andriani Karim turut mengungkapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa yang setiap tahunnya melaksanakam event ini.
Baca juga : Ikon Kota Makan Enak Muncul di Kursi Maskapai Garuda Indonesia
"Terima kasih kepada Pemkab Gowa karena menciptakan event ini, kami sangat terhibur dan menikmatinya apalagi bintang tamu yang dihadirkan seperti Idgitaf dan Ridwan Sau membuat saya dan teman sangat antusias," ungkapnya.
Pada penutupan event ini, penonton yang datang dihibur guest star Ridwan Sau, yang lagunya saat ini sedang digandrungi masyarakat luas dari seluruh kalangan sehingga mampu membuat seluruh pengunjung ikut bernyayi dan bergoyang.
"Luar biasa penonton event ini karena memenuhi hutan pinus, sehingga kami berharap semoga doa dan harapan bisa tercapai," kata Ridwan Sau disela penampilannya.
Penutupan Beautiful Malino 2024 ini turut dihadiri Pj Sekda Gowa, Abdul Karim Dania, Wakil Ketua PKK Gowa, Mussadiyah Rauf, jajaran Forkopimda Gowa dan Para Pimpinan SKPD serta Camat Lingkup Pemkab Gowa. (RO/Z-1)
Manfaat pelaksanaan Beautiful Malino dirasakan oleh salah satu pemilik warung lokal di sekitar Malino.
PELAKSANAAN Beautiful Malino 2024 kini menginjak hari kedua. Salah satu rangkaian kegiatan yang ada di dalamnya ialah Fashion Carnaval.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved