Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rilisan prakiraan cuaca Jumat (21/6) mengatakan adanya sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu. Hal ini dikatakan telah membentuk daerah konvergensi di sekitar Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai.
Selain itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi juga terpantau memanjang dari Selat Malaka hingga Laut Cina Selatan. BMKG menyebut kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertemuan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.
Lebih lanjut, untuk prediksi angin permukaan wilayah Indonesia esok hari umumnya bertiup dari arah timur Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 40 km per jam. Suhu udara di sebagian besar wilayah berkisar antara 17 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembaban berkisar antara 50 hingga 100 persen.
Baca juga : Prakiraan Cuaca 28 Mei, Terjadi Konvergensi Panjang di Beberapa Wilayah Indonesia
Berdasarkan peta Fire Danger Rating System, beberapa wilayah di Indonesia memiliki kategori sangat mudah terbakar. Wilayah tersebut meliputi wilayah Sumatera Selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan bagian Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Selatan. Karenanya, BMKG mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di daerah-daerah tersebut.
Di sisi lain, secara umum tinggi gelombang laut berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Untuk masyarakat wilayah pesisir Sumatera Utara, pesisir Utara Banten, dan pesisir Jawa Timur, BMKG menghimbau untuk waspada terhadap adanya potensi banjir rob esok hari.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang mungkin terjadi, terutama di wilayah dengan potensi cuaca ekstrem. (Z-7)
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Kemenhub kembali mengadakan program mudik gratis untuk Lebaran 2026. Pemerintah menyiapkan 78 ribu kursi untuk kapal laut dan kereta api. Sedangkan untuk angkutan darat, disediakan 401 unit bu
CENS merupakan pergerakan massa udara dingin dari wilayah Tiongkok Selatan yang mampu melintasi garis ekuator hingga mencapai wilayah Indonesia.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Peta sebaran bencana sepanjang 2025 menunjukkan Pulau Jawa dan Sumatra masih menjadi wilayah dengan jumlah kejadian bencana tertinggi di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved