Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
ANEUK Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) kembali melakukan sosialisasi programnya ke anak muda Aceh. Sosialisasi program kali ini berlangsung di pondok pesantren atau dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunieb dihadiri ribuan santri dan santriwati. Sebelumnya, AMANAH telah melakukan sosialisasi programnya di berbagai kampus di Aceh.
AMANAH memperkenalkan program-programnya melalui pentas teater yang diperankan oleh santri-santri Dayah Babussalam Al Aziziyah. Adapun program-program unggulan yang diperkenalkan meliputi sektor pertanian, perikanan, peternakan, UMKM, industri ekonomi kreatif, olahraga, hingga gerakan sosial.
Acara 'AMANAH Goes to Dayah' ini sebagai bentuk komitmen AMANAH terhadap dunia pesantren atau dayah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat terus menginspirasi dan memberikan dukungan bagi generasi muda Aceh untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi negeri.
Baca juga : Santri Ponpes Roudhotul Uqul Batang Ikuti Pelatihan Ekonomi Kreatif dari SDG Jateng
Acara ini semakin semarak dengan kehadiran dua influencer ternama, Syakir Daulay dan Mufadhal Fuzzari, yang berbagi kisah keberhasilan, serta bersama-sama santri melantunkan Salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Syakir Daulay, yang juga merupakan putra asli Bireuen, mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan generasi muda yang dulu berada di posisi yang sama dengannya. Ia berharap anak-anak muda Aceh dapat membawa Aceh ke kancah nasional maupun internasional.
"Acara seperti ini sangat bagus karena bukan hanya mendengarkan kami, tapi juga menampilkan bakat-bakat mereka. Semoga acara ini dapat memancing anak muda Aceh lainnya untuk tampil dan berkarya," kata Syakir dalam keterangannya, dikutip Jumat (14/6).
Baca juga : Petani di Aceh Resah Harga Cabai Turun Tajam
Mufadhal Fuzzari juga memberikan dukungannya terhadap program AMANAH yang dianggapnya sangat luar biasa dalam memotivasi santri dan dewan guru untuk mengembangkan usaha. Ia berharap Amanah dapat menjadi solusi bagi berbagai masalah yang dihadapi santri dan dewan guru.
Sementara Pengasuh Dayah Babussalam Al Aziziyah, Muhammad Yusuf A. Wahab, menyambut baik program-program AMANAH yang dianggapnya dapat menjadi solusi bagi masalah generasi muda, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi.
"Kemampuan itu hal yang terpenting yang diajarkan. Kita tidak memanjakan mereka tapi membuat mereka mandiri dan kuat," ujar Muhammad Yusuf A. Wahab.
Seorang santriwati, Wilda Shaleha, yang juga penulis naskah drama untuk AMANAH, menyatakan bahwa acara ini sangat inspiratif dan memberikan peluang bagi santri untuk menjadi entrepreneur sambil menuntut ilmu.
"Acara AMANAH sangat seru sekali, dan saya sangat berbangga bisa berpartisipasi dalam acara yang sangat besar ini," ujar Wilda.
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.
WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan agar seluruh santri di Indonesia mendapatkan akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya penguatan karakter santri berbasis kecerdasan kontemplasi. Hal ini disampaikannya saat membuka Expo Kemandirian Pesantren.
Potensi besar jumlah santri di Indonesia dapat menjadi kekuatan nyata dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta kreativitas bagi dunia usaha dalam menghadapi perubahan ekonomi.
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif meluncurkan Radio Ekraf 2026 di Kota Bandung.
Asta Karya dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
Karya kreatif perlu dibangun melalui proses nyata, bukan sekadar tugas akademik, agar menghasilkan output relevan bagi masyarakat dan ekosistem daerah.
Melalui kolaborasi ini, Prasetiya Mulya dipercaya untuk memberikan pendampingan dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM di 12 desa yang ada di 12 kecamatan terpilih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved