Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Klaten tahun ini menyalurkan 245 unit bantuan sosial perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).
Bantuan sosial perbaikan RTLH secara simbolis diserahkan Bupati Sri Mulyani di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (30/5). Acara sosialisasi dan penyerahan batuan sosial tersebut, dihadiri Sekretaris Daerah Jajang Prihono.
Kepala Disperakim Kabupaten Klaten Muh Anwar Shodiq, melaporkan jumlah RTLH sampai akhir 2023 sekitar 10.000 unit. Pada tahun ini, sebanyak 245 RTLH di 89 desa di 26 kecamatan yang mendapat bantuan perbaikan.
Baca juga : Kodim Klaten Salurkan Bantuan BTPKLW
Bantuan sosial perbaikan RTLH kepada individu anggota masyarakat tersebut, diberikan setelah melalui verifikasi dan validasi dengan nilai Rp12 juta per unit. Mekanisme penyaluran melalui transfer ke rekening penerima bantuan.
"Bantuan perbaikan RTLH Rp12 juta itu untuk belanja material bahan bangunan Rp10 juta, BOP Rp150.000, dan upah tukang Rp1,850 juta," papar Kepala Disperakim Anwar Shodiq di depan para penerima bantuan sosial tersebut.
Bupati Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang layak menjadi salah satu target pencapaian program pemerintah. Pun, Pemkab Klaten setiap tahun menargetkan perbaikan 1.000 RTLH.
Baca juga : Jemaah Calon Haji Kabupaten Klaten Pamit ke Bupati
Sesungguhnya, bantuan rehab RTLH bersifat stimulan. Artinya, ajakan merehab rumah itu lebih mengedepankan kemampuan swadaya masyarakat yang didukung modal sosial setempat agar berpartisipasi mendorong kesejahteraan rakyat.
Bupati berharap program pemugaran RTLH dapat terus berlanjut. Keberlanjutan program ini tidak saja sejalan dengan program nasional, namun juga selaras dengan upaya pengentasan keluarga prasejahtera yang ada di Kabupaten Klaten.
"Walaupun program RTLH belum bisa menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan, tapi upaya yang telah kita laksanakan ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam untuk menyejahterakan rakyat. Sekarang, sebanyak 245 warga yang menerima bantuan RTLH," pungkasnya. (Z-3)
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi tinjau pergerakan tanah di Majalengka. Siapkan bantuan Rp1 Miliar, rumah tahan gempa, dan relokasi berkonsep Kampung Wisata.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved