Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang galodo yang menerjang beberapa wilayah di Sumatra Barat pada Sabtu, 11 Mei 2024, meluluhlantakkan beberapa kabupaten di provinsi tersebut. Di antara yang terdampak ialah Kabupaten Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang.
Tidak hanya rumah tinggal, jalan-jalan penghubung wilayah maupun infrastruktur publik yang rusak oleh galodo, tetapi juga lahan pertanian di kawasan-kawasan tersebut. Menyadari urgensi dari situasi ini, PT East-West Seed Indonesia (Ewindo) bergerak menyalurkan bantuan yang dibutuhkan guna membantu para petani melalui periode tanggap darurat.
"Kami sangat prihatin dengan kondisi para petani yang terdampak galodo di Sumatra Barat. Berdasarkan data yang kami kumpulkan di lapangan, diperkirakan sekitar 500 hektare lahan produktif rusak akibat bencana ini. Hal tersebut mengakibatkan kerugian besar bagi para petani yang menggantungkan hidup pada hasil pertanian. Semoga bantuan yang kami himpun ini dapat membantu sahabat-sahabat petani di Sumbar melewati hari demi hari dalam masa tanggap darurat," ujar Managing Director Ewindo, Glenn Pardede, dalam pernyataannya, Rabu (29/5).
Pihaknya dibantu Mentari Agro Semesta, mitra dealer di Sumbar, dalam penyaluran bantuan dengan cepat. Perusahaan benih hortikultura juga ingin mengajak berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum, untuk bergotong royong membantu para korban dan bekerja sama meringankan beban korban galado.
Tidak hanya bantuan kebutuhan pokok yang berorientasi jangka pendek saja, perusahaan juga berkomitmen membantu membangun ketahanan jangka panjang bagi komunitas petani di wilayah terdampak. Bantuan itu antara lain melalui pemberian benih Cap Panah Merah, sarana produksi pertanian (saprodi), maupun program-program pembinaan dan pendampingan agar petani dapat segera melanjutkan kembali kegiatan pertanian mereka. (Z-2)
Normalisasi Sungai Cisunggalah jadi solusi utama sebagai langkah penanganan pasca banjir bandang
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Mendikdasmen menyerahkan sejumlah bantuan, yaitu school kit untuk 100 siswa, family kit dan bantuan dana total Rp20 juta untuk 10 guru.
Selain alat berat, sektor penerangan darurat juga menjadi perhatian serius. Menurut Bupati Agam, kebutuhan genset masih sangat mendesak.
Banyak daerah tidak lagi mampu membiayai penanganan darurat, apalagi pemulihan pascabencana yang membutuhkan dana besar dan waktu panjang.
Dari total korban meninggal tersebut, 123 orang sudah berhasil teridentifikasi, sementara 25 jenazah masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI Polri.
Galodo yang melanda Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat pada Kamis (27/11) mengakibatkan 29 orang meninggal.
Kapolres Padang Pariaman mengatakan, identitas para korban belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved