Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJALAN dengan penurunan aktivitas Gunung Ruang dari level IV ke level III, pemerintah kini mulai berfokus untuk memperbaiki kerusakan rumah warga terdampak serta relokasi. Kepala Pusat Data dan Infromasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, pihaknya akan mengoptimalkan fase transisi darurat untuk bisa memperbaiki kerusakan rumah warga, khususnya warga yang tinggal di Tagulandang.
“Kalau di Pulau Gunung Ruang, semuanya akan kita relokasi. Ada dua desa, semuanya akan direlokasi. Semuanya gak boleh lagi tinggal di situ. Semuanya akan dibuatkan pemerintah rumah baru dan penghidupan baru. Karena bicara relokasi, kita akan memindahkan hidup dan penghidupan, rumah dan mata pencaharian,” kata Abdul dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara virtual, Senin (13/5).
Menurut Abdul, masyarakat di Pulau Gunung Ruang akan dibuatkan pemukiman baru di wilayah Bolaang Mangondow. Ada dua desa yang disiapkan di sana. Pemerintah akan menyiapkan rumah sekaligus lahan pertanian. Selain itu, daerah tersebut pun dekat dengan pinggir laut, sehingga masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan bisa tetap melanjutkan mata pencahariannya.
Baca juga : Pemprov Sulut akan Relokasi 2 Desa di Sekitar Gunung Ruang, BNPB Siapkan Bantuan Rp1,45 T
“Untuk mereka yang tidak mau direlokasi dan misalkan punya tanah di Tagulandang, akan mendapatkan skema pergantian kerusakan sebesar Rp60 juta. Tapi hak mereka, seperti rumah dan tanah di wilayah relokasi hilang. Sementara untuk mereka yang pindah ke daerah relokasi akan mendapatkan rumah dan tanah,” beber Abdul.
Selain itu, untuk saat ini, pemerintah pun telah menyiapkan sebanyak 10 ribu helai seng untuk dimanfaatkan masyarakat Tagulandang memperbaiki rumah mereka yang atapnya terdampak jatuhan batu-batu pijar. Dan untuk sementara, pihaknya pun menyiapkan 10 ribu terpal untuk memperbaiki sementara rumah yang terdampak.
“Selain itu pemerintah juga masih men-dopping logistik bagi mereka yang masih mengungsi sementara. Ada yang mengungsi ke Manado, Bitung dan Minahasa, masih kami perhatikan dan ketika status sudah turun, kita akan memfasilitasi mereka ke rumah mereka di Tagulandang,” pungkas Abdul. (Ata/Z-7)
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BANJIR dan tanah longsor yang terjadi di Desa Tempur, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memutus akses jalan masyatakat dan merusak rumah warga.
Bahkan banjir merendam sejumlah daerah tersebut, juga mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti tanggul jebol, jalan l, jembatan hingga sejumlah perkantoran dan sekolah rusak
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Nasional Letjen TNI Suharyanto menegaskan, pemerintah tidak membeda-bedakan satu daerah dengan daerah yang lain.
Prasasti Muara Cianten, yang merupakan peninggalan Kerajaan Tarumanegara, dipindahkan dari lokasi asalnya di tepi Sungai Cisadane, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Kami melihat ada beberapa rumah masyarakat yang telah rusak dan tidak layak huni karena tersapu aliran Batang Baiang.Segera kami relokasi ke tempat yang aman,"
Melalui dialog yang terbuka dan transparan tersebut, sejumlah kesepahaman berhasil dicapai antara warga dan Pemkot Jakarta Selatan, antara lain penyediaan hunian relokasi.
MEMASUKI hari keenam, pencarian terhadap 7 korban yang masih tertimbun di Cilacap, Jawa Tengah belum membuahkan hasil meskipun alat berat telah dikerahkan. Pemkab siapkan relokasi
PEMERINTAH provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan dana Rp400 miliar untuk melakukan relokasi warga dua dusun korban longsor Cilacap, Jawa Tengah.
Warga yang direlokasi berasal 2.209 keluarga. Mereka akan menempati lahan seluas 130 hektare.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved