Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TERCATAT hingga kini sebanyak 151 rumah rusak dan total kerugian ditaksir capai Rp3 miliar akibat dampak gempa di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang pesisir pantai Kabupaten Garut, Sabtu (27/4) sekitar pukul 23.29 WIB malam. Tak hanya itu, gempa juga merusak sebanyak 23 fasilitas pendidikan, kesehatan, dan peribadatan pada 60 desa di 4 kelurahan tersebar di 26 kecamatan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut Margiyanto mengatakan, dari 151 rumah yang rusak di antaranya 4 unit rusak berat, 18 unit sedang, dan 80 unit rusak ringan. Kejadian itu juga menyebabkan 6 orang warga mengalami luka ringan.
"Dampak gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Garut data sementara perkiraan kerusakan senilai Rp2.836.800.000, perkiraan kerugian Rp213.936.000 dan jumlah kerugian Rp3.050.736.800. Kerusakan rumah dan fasilitas merata berada di 60 desa, 4 kelurahan yang tersebar di 26 Kecamatan," katanya, Senin (29/4).
Baca juga : 3 Korban yang Tertimbun Tanah Longsor di Garut Berhasil Dievakuasi
Pemkab Garut telah menyatakan status tanggap darurat kejadian gempa yang ditetapkan selama 14 hari.
"Kerusakan 151 rumah hingga 23 unit fasilitas kesehatan, pendidikan, dan peribadatan berada di Kecamatan Pameungpeuk, Sukawening, Garut Kota, Singajaya, Cilawu, Cisompet, Pakenjeng, Cikelet, Talegong, Sucinaraja, Peundeuy, Wanaraja, Cikajang, Tarogong Kidul, Cibatu, Pangatikan, Cibalong, Cibiuk, Cihurip, Karangpawitan, Tarogong Kaler, Cisurupan, Banjarwangi, Bayongbong, Pamulihan, dan Pasirwangi," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana mengatakan, bencana gempa bumi itu juga diikuti kejadian bencana susulan berupa tanah longsor dan pergerakan tanah seperti yang terjadi di Kecamatan Banjarwangi, Kecamatan Pakenjeng, dan Kecamatan Cisompet.
"Bencana gempa bumi yang telah terjadi, Pemkab Garut dinyatakan statusnya menjadi tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Kejadian bencana di tiga wilayah sebelumnya, lalu gempa bumi mendorong pemerintah melakukan penanggulangan secara keseluruhan dan hari ini pernyataan sudah 'included' hingga akumulasi sudah ditetapkan sebagai dasar menanggulangi dan mengucurkan anggaran dari Biaya Tak Terduga (BTT) untuk bencana alam," pungkasnya. (J-3)
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Jalan penghubung itu ambles sepanjang 50 meter
JEMBATAN gantung Cimanisan, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk akibat luapan dan derasnya air Sungai Cikaengan.
Secara komulatif sejak 2004 hingga 2025 tercatat ada 1.806 kasus dengan angka kematian 470 meninggal dunia.
"Kasus DBD yang terjadi pada awal bulan Januari hingga September 2025 selama ini mengalami peningkatan, karena masyarakat masih abai membersihkan lingkungan sekitar."
Gempa Garut tersebut terjadi sekitar pukul 15:24 WIB yang berlokasi di 140 kilometer barat daya dari Kabupaten Garut, atau tepatnya ada di kedalaman 13 kilometer laut.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Ketiga lokasi tambang berada di Kecamatan Leles dan Banyuresmi.
Langkah ini memprioritaskan penarikan arus kendaraan dari arah Bandung yang menuju Tasikmalaya
Polres Garut menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di tiga jalur utama penghubung antarwilayah.
program larangan membawa mobil pribadi ini didasari pertimbangan kondisi ekonomi di Garut
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Garut memperingati Hari Disabilitas Internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved