Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KEANDALAN layanan saat arus balik sama pentingnya seperti arus mudik. Demikian dikatakan Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, saat meninjau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah jalur krusial.
“Melihat pergerakan saat arus mudik, kami di lapangan terus siaga memastikan BBM tersedia bagi masyarakat. Berkaca pada arus mudik, tol fungsional Klaten menuju Yogyakarta ini menjadi salah satu jalur yang ramai dimanfaatkan pemudik,” kata Ega di jalur Yogyakarta menuju akses tol fungsional Klaten, JawaTengah, Sabtu (13/4).
Ia mengungkapkan, pada masa mudik lalu terjadi peningkatan sekitar 39% untuk konsumsi BBM gasoline di jalur Sragen menuju Yogyakarta. Selain mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM, Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan dua motoris Pertamina Delivery Service (PDS) di pintu tol fungsional Banyudono-Boyolali dan di pintu keluar Tol Ngawen-Klaten.
Baca juga : Pertamina Pastikan Kebutuhan BBM dan Elpiji Masyarakat Terpenuhi
“Terjadi lonjakan konsumsi BBM, sedangkan di tol fungsional ini belum ada akses SPBU. Di sinilah manfaat motoris hadir. Saat arus mudik lalu ada tiga pemudik yang dibantu oleh layanan motoris kami.”
Mars Ega juga melakukan pengecekan di beberapa rest area di wilayah Sragen. Ia menjelaskan, SPBU di rest area perbatasan seperti Sragen sangat strategis karena berada di tengah perjalanan arus balik dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
“Kami pastikan stok di SPBU rest area tersedia, mobile storage (mobil tangki standby berisi BBM) juga masih kami siagakan. Kami imbau pemudik juga terus mengecek BBM-nya dan upayakan selalu terisi penuh ketika bisa mengisi, dan jika darurat butuh BBM ditengah perjalanan, silahkan hubungi 135,” tutup Ega. (RO/J-2)
Melalui sistem RTC, aktivitas penyaluran energi dipantau secara digital guna memastikan operasional mobil tangki berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan operasional perusahaan.
Pertamina Patra Niaga memperkuat pemberdayaan perempuan melalui program TJSL di 49 wilayah Indonesia. Sebanyak 695 perempuan mendapat pendampingan ekonomi dan sosial.
Dari total armada tersebut, 266 kapal melayani pengangkutan BBM dan Avtur, 27 kapal mengangkut Crude Oil, 45 unit melayani distribusi LPG, serta 7 unit mendukung pengangkutan Petrochemical
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Pertamina Patra Niaga memasok tambahan tabung LPG 3 kg di luar pasokan normal di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng dan DIY).
Pertamina memanfaatkan berbagai moda transportasi agar distribusi energi tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Melalui sistem RTC, aktivitas penyaluran energi dipantau secara digital guna memastikan operasional mobil tangki berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan operasional perusahaan.
PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi BBM akan meningkat sebesar 7,6% pada arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/26.
PENGAMAT energi, Sofyano Zakaria meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap praktik penimbunan BBM yang terjadi di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra dan Aceh.
PERTAMINA Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara mulai memulihkan operasional puluhan SPBU yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumut.
SEJUMLAH pakar menilai langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan uji coba selama delapan bulan terhadap bahan bakar alternatif Bobibos sudah tepat.
DIREKTUR Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowaputra menegaskan campuran etanol 10% (E10) untuk bahan bakar minyak (BBM)mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap fosil
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved