Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT diguyur hujan lebat, jalur Pantura Semarang-Demak kembali kebanjiran. Banjir tersebut menyebabkan arus mudik lebaran terhalang dan tersendat, sebagian kendaraan terpaksa dialihkan ke jalur alternatif untuk menghindari banjir di wilayah Genuk, Kota Semarang.
Pemantauan Media Indonesia pada Sabtu (6/4) atau di H-4 lebaran, jumlah kendaraan yang melewati wilayah Pantura terus meningkat. Diperkirakan malam ini akan menjadi puncak arus mudik lebaran 2024.
Meskipun berbagai upaya dilakukan agar arus mudik berjalan lancar, namun ratusan kendaraan di jalur Pantura dari arah barat (Semarang) menuju ke timur (Kudus) harus tersendat karena perjalanan terhalang banjir merendam di Kawasan Genuk, Kota Semarang dengan ketinggian mencapai 50 cm.
Baca juga : Dikepung Banjir, Polri Siapkan Jalur Alternatif di Demak dan Kudus untuk Pemudik
"Hujan semalam cukup lebat, sehingga sejumlah kawasan di Kota Semarang terendam banjir seperti Genuk, Telogosari, Puri Anjasmoro dan lainnya, arus mudik terhalang banjir di Pantura Semarang-Demak tepatnya di Genuk," ungkap Sukisno,55, warga Genuk, Kota Semarang.
Tidak hanya di titik itu, kemacetan panjang juga terjadi dari mulai Sayung (Demak) hingga Kaligawe (Semarang). Kemacetan di sana terjadi akibat banjir air laut pasang (Rob) merendam titik Jalur Pantura depan pabrik elektronik di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
"Siang masih aman tapi mulai sore hingga tadi malam banjir rob, ditambah hujan lebat ruas lain di jalur itu kebanjiran hingga sekarang," tambahnya.
Baca juga : Banjir Demak Berangsur Surut, 25 Ribu Warga Masih Mengungsi
Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat terhalang banjir, ratusan kendaraan terpaksa dialihkan ke jalur alternatif. Namun, karena melonjaknya jumlah kendaraan pemudik melintas ketersendatan juga terjadi di jalur alternatif dari mulai Jalan arteri, Wolter Monginsidi hingga Tambakroto (Semarang).
Kepala Seksi Humas Polrestabes Semarang Kompol Agung Setiyo mengatakan puluhan petugas sejak Jumat (5/4) telah diturunkan ke lokasi banjir di ruas Semarang-Demak untuk mengurai kemacetan yang timbul akibat banjir.
Meningkatnya jumlah kendaraan, lanjut Agung Setiyo, Tol Dalam Kota Semarang terpantau merayap di beberapa titik terutama pada KM 421 hingga KM 431 pada
Baca juga : Jalur Pantura Demak Semarang Rusak, Banyak Sepeda Motor Terjatuh
pukul 09.00 WIB.
“Jumlah kendaraan dari arah barat menuju Timur alami lonjakan yang signifikan di dalam Tol dalam kota,” imbuhnya.
(Z-9)
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
Para pelaku lalu mengedarkannya dengan membelanjakan di pasar-pasar tradisional di Demak, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved