Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FESTIVAL Literasi Batang Hari 2023, yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Batang Hari serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari, bekerja sama dengan Nyalanesia, berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai Kabupaten yang Memiliki Perpustakaan Berbasis Website Literasi Sekolah Terbanyak.”
Pada Senin (18/3) di Aula Utama Gedung Kantor Bupati Batang Hari diselenggarakan penyerahan piagam Rekor Muri dan sosialisasi program Festival Literasi Batang Hari #2.
Piagam Muri diserahkan Direktur Program Nyalanesia Khabib Bima kepada Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief.
Baca juga : Gelar Lomba Menulis Tangan Bagi Siswa SD Terbanyak, SiDU Raih Rekor MURI
Khabib Bima, dalam sambutannya, menyampaikan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari yang tahun lalu telah sukses menyelenggarakan Festival Literasi Batang Hari.
"Ini merupakan wujud nyata Nyalanesia dan Pemkab Batang Hari untuk berupaya meningkatkan minat baca dan menumbuhkan kreativitas," ujar Khabib.
Pada 2023 lalu, program ini telah berhasil memfasilitasi belasan ribu siswa dan guru dari 231 sekolah, mulai jenjang SD/MI, SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK di Kabupaten Batang Hari. Lebih dari 11.000 karya siswa dan guru telah berhasil tercipta.
Baca juga : Infinix Note 40 Series Launch Catat Sejarah Pecahkan Rekor Muri dan Dunia
Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief menyampaikan berkat program Festival Literasi Batang Hari, indeks literasi di Kabupaten Batang Hari kini meningkat.
"Alhamdulillah, dengan dibantu Nyalanesia, indeks literasi di Kabupaten Batang Hari meningkat. Jadi tujuan akhirnya bukan untuk mendapatkan Rekor Muri, tapi bagaimana substansinya bisa implementatif di Kabupaten Batang Hari," ujar Bupati Batang Hari.
Untuk melanjutkan kesuksesan program Festival Literasi Batang Hari di tahun lalu, dalam acara ini diselenggarakan juga peluncuran dan sosialisasi program Festival Literasi Batang Hari #2.
Baca juga : Denny JA Terima Penghargaan Rekor MURI
Ratusan kepala sekolah dan guru dari berbagai jenjang yang menghadiri acara ini, terlihat antusias untuk melanjutkan program pengembangan literasi ini di sekolahnya masing-masing.
Saat ini, periode pendaftaran program ini pada 2024 telah dimulai. Festival ini diharapkan dapat menjadi solusi dan wahana bagi ratusan sekolah di Batang Hari dalam upaya mengakselerasi kualitas budaya literasi serta meningkatkan mutu pendidikan, demi membangun masyarakat yang berpengetahuan, inovatif, kreatif, dan berkarakter.
Pada penyelenggaraan di tahun ke-2 ini, Festival Literasi Batang Hari hadir kembali dengan rangkaian program dan fasilitas seperti: workshop dan sertifikasi kompetensi, penulisan dan perlombaan literasi, penerbitan dan percetakan buku, pengembangan program literasi digital melalui Website Literasi Sekolah, pendampingan dan konsultasi literasi, penghargaan dan hadiah ratusan juta, hingga puncak acara Festival Literasi Batang Hari #2. (RO/Z-1)
Buku Tumpeng Indonesia: Dari Dapur Tradisional Menuju Meja Bangsa disusun untuk memberikan perspektif luas mengenai tumpeng sebagai bagian dari kebudayaan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian upaya peningkatan minat baca dan literasi generasi penerus bangsa.
Kolaborasi ini dimulai dengan mengadakan Training of Trainers secara virtual yang dihadiri oleh 191 fasilitator dari Purwakarta, Malang, Kediri, Pekalongan, dan Probolinggo.
Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana membagikan buku ke TBM di Pandeglang dan menegaskan komitmennya mengawal sejarah dan sastra sebagai pelajaran wajib dalam RUU Sisdiknas
Perempuan menjadi kelompok yang paling banyak menjadi korban, terutama pada modus penipuan emosional dan relasi personal.
Nota kesepahaman ini sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah pusat dengan daerah yang melingkupi peningkatan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, pelindungan bahasa daerah
Sebanyak 6.000 penari berkumpul dalam keselarasan gerak yang memukau untuk membawakan Tari Zapin Masal di Pekanbaru, Riau.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Mengusung tema Mengembalikan Nafas Falgali, Festival Koropon 2025 berhasil mencatatkan sejarah baru dengan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).
GEREJA St. Maria Goreti resmi ditahbiskan setelah dibangun selama empat bulan melalui dukungan Himpunan Bersatu Teguh (HBT) bersama umat setempat.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih Rekor Muri sebagai instansi dengan “Implementasi Pemetaan Talenta PNS dan CPNS Terbanyak di Indonesia”.
Gerakan Tabola Bale yang mencerminkan kebudayaan Nusantara dikoreografikan secara khusus sehingga dapat dilakukan secara massal, tanpa kehilangan nilai estetik dan kekompakannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved