Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS antraks kembali muncul di Gunungkidul dan Sleman, Yogyakarta. Menyusul temuan tersebut, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, melakukan pengawasan ketat pada lalu lintas hewan ternak. Sejumlah persyaratan harus dipenuhi apabila akan ada ternak masuk dari wilayah berpotensi antraks.
"Memang Kota Yogyakarta masih aman (dari antraks). Posisinya di DIY (lokasi terpapar antraks) sudah batasi aktivitasnya," kata Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti di Yogyakarta, Jumat, 15 Maret 2024.
Ia mengatakan ternak dari Sleman dan Gunungkidul menjadi fokus dalam pengawasan. Setiap ternak akan masuk harus menyertakan rekomendasi dari pemerintah serta hasil pemeriksaan kesehatan dari otoritas berwenang. Skrining kesehatan tersebut juga harus terhubung dengan aplikasi Kementerian Pertanian.
Baca juga : Penyakit Antraks Kembali Muncul di Gunungkidul Yogyakarta
"Sejauh ini kalau hewan sudah datang akan kami cek. Dari aplikasi itu kondisi kesehatan hewan bagaimana bisa diketahui," ucapnya.
Sri mengatakan jajarannya juga mengintensifkan pembinaan dan pemantauan di seluruh kelompok ternak. Pemantauan ini ditujukan untuk memastikan tidak ada ternak masuk dari wilayah terpapar antraks.
Pihaknya mengimbau para peternak berhati-hati apabila membeli ternak dari luar daerah. Selain itu, ia juga meminta para peternak melapor apabila mendapati ternak sakit atau menunjukkan gejala antraks.
Baca juga : Sudah Ada di Indonesia Sejak 1884, Antraks Tidak Mudah Dimusnahkan
"Jangan malah memotong dan dikonsumsi. Untuk menguburnya juga perlu didampingi oleh pihak yang paham," katanya.
Sri juga mengungkapkan rumah pemotongan hewan juga harus memastikan kesehatan ternak yang akan dipotong. Persyaratan hasil pemeriksaan kesehatan harus bisa dibuktikan.
Dua wilayah di DIY, yakni Dusun Kalinongko Kidul, Desa Gayamharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman dan Dusun Kayoman, Desa Serut, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul ini dibatasi untuk aktivitas manusia. Dua lokasi diduga menjadi penyebaran antraks karena keberadaan ternak mati mendadak dan kemudian dikonsumsi.
Baca juga : Sri Sultan Khawatir, Hewan Terkena Antraks Dijual Lebih Murah
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, hingga kini masih belum menentukan status Kecamatan Gedangsari yang muncl kasus antraks. Pemerintah setempat menyatakan masih membahas soal itu.
"Untuk saat ini belum kita putuskan, karena masih melihat kondisi di lapangan dan koordinasi dengan pihak," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta pada Jumat, 15 Maret 2024.
Ia mengatakan Dinas Kesehatan menjadi pihak yang secara intens diajak berkomunikasi memantau warga yang memakan daging diduga mengandung antraks. Ia menyatakan langkah pencegahan pada masyarakat sekitar juga penting dilakukan.
Baca juga : Tradisi Purak jadi Penyebab Kejadian Antraks di Gunungkidul Berulang
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mitigasi awal dengan tindakan awal seperti pemberian antibiotik dan sosialisasi," ujarnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul, Wibawanti Wulandari mengatakan pihak telah melakukan vaksinasi pada ternak-ternak warga di sekitar lokasi diduga persebaran antraks. Setidaknya, kata dia, ternak yang telah divaksin 238 ekor sapi, 522 ekor kambing, dan 3 ekor domba.
"Vaksinasi ini sebagai tindakan pencegahan pada ternak-ternak yang sehat," kata dia.
Baca juga : Gunung Kidul Tidak Perlu Tetapkan KLB Antraks, Ini Alasan Mentan
Sementara, pihaknya belum memastikan perihal kompensasi pada warga yang ternaknya mati diduga karena antraks. Ia mengatakan persoalan itu masih menunggu petunjuk teknis dari bupati setempat.
"Untuk kompensasi untuk saat ini muatan perda sudah ada harus diperkuat dengan peraturan Bupati agar teknisnya lebih jelas," ujarnya.
(Z-9)
MORAZEN Yogyakarta mengimplementasikan program MORA Impact melalui pengembangan MORA Learning Corner dan MORA Edu Care di SD Negeri Temon, Kecamatan Temon, Kulon Progo.
CURAH hujan tinggi yang turun beberapa hari ini mengakibatkan tanah ambles dan musala roboh.
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi laporan protes dari orangtua siswa mengeluhkan menu MBG berupa roti selama Ramadan
PENCIPTA lagu Darah Juang, Johnsony Maharsak Lumban Tobing atau John Tobing meninggal dunia. Kabar duka itu dibenarkan oleh aktivis Jogja Police Watch, Baharuddin Kamba
Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan.
HARGA pangan di Yogyakarta di momen awal puasa Ramadan 2026 menunjukkan kenaikan signifikan. Dari hasil pemantauan, beberapa harga komoditas masih tinggi dan membuat warga khawatir.
Banjir bandang dan longsor di Ngawen, Gunungkidul mengakibatkan belasan rumah rusak, kendaraan terseret air, dan akses jalan terputus. Cek detail kerugiannya.
Menurut BPBD, korban meninggal dunia merupakan warga Pacitan yang tertimpa reruntuhan dinding saat gempa terjadi.
Untuk lokasi tepatnya berada di 8.88 LS, 110.24 BT. Atau, berada di laut 106 kilometer barat daya Gunungkidul yang ada di kedalaman 10 kilometer.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Bagi Desa Wisata Tepus, lanjut Heri, penghargaan Wonderful Indonesia Awards 2025 diyakini akan terus menambah jumlah kunjungan yang saat ini mencapai 400 orang per bulan.
Program TERA Semesta Saintek berfokus Ko-Kreasi antara akademisi di perguruan tinggi dan komunitas masyarakat yang diharapkan dapat membentuk ekosistem saintific-citizen science.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved