Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Keluarga Santri Asal Banyuwangi yang meninggal karena dianiaya santri seniornya mendatangi Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Kediri Jawa Timur. Keluarga korban juga menangis histeris dan menyesalkan para santri karena tidak segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak Ponpes.
Tangis Suryanto pecah saat bertemu dengan pengasuh ponpes Gus Fatihunnada di Pondok Pesantren Al Hanifiyah Desa Kranding Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.
Suryanto Menangis Histeris karena kehilangan keponakannya Bintang Balqis Maulana (14) Yang meninggal Karena dianiaya.
Baca juga : Dituduh Mencuri, Seorang Santri Dianiaya di Ponpes Malang
Suryanto Berharap kejadian tersebut pihak ponpes lebih perhatian kepada para santrinya. Ia juga menyesalkan kepada para santri tidak segera melaporkan kepada pihak ponpes.
"Kami menyesalkan kenapa para santri tidak segera melaporkan meninggalnya bintang ke pihak ponpes. semoga dengan kejadian ini, pihak ponpes lebih perhatian lagi kepada para santri-santrinya. dan kami menilai para santri terlalu dan tega menghajar keponakan saya. saya juga berharap, jika ada santri yang berbuat salah agar tidak diberikan hukuman fisik,” ujarnya, Selasa, (27/2).
Sementara Pengasuh Ponpes Al Hanifiyah, Gus Fatihunnada membantah jika ada santri yang berbuat kesalahan mendapat hukuman fisik. Pihak pondok sudah mengingatkan kepada para santri bila ada santri yang bersalah harus berkoordinasi dengan pihak pondok dan tidak tindakan sendiri.
Baca juga : Kepala BNPT: Mahasantri Harus Jadi Benteng NKRI
"Dari pondok sebenarnya sudah sering kali mengingatkan para santri, jika ada apa-apa jangan bertindak main hakim sendiri. dari pengurus dan pembina seringkali mengingatkan para santri. dan jika ada santri yang melanggar akan kita berikan hukuman sosial, seperti menyapu dan lainnya, dan tidak pernah diberikan hukuman fisik,” tuturnya.
Saat ini Polres Kediri Kota sudah mengamankan empat santri yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap Bintang Balqis Maulana Santri Asal Banyuwangi. Keempatnya merupakan teman satu pondok dengan korban.
(Z-9)
POLSEK Kalikajar bersama Tim Resmob Polres Wonosobo berhasil mengamankan seorang Sekretaris Desa (Sekdes) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sesama perangkat desa.
kasus bullying atau perundungan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah memperpanjang catatan kelam bahwa sekolah belum menjadi ruang yang aman bagi anak.
POLRES Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan oknum guru olahraga berinisial YN, 51, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan siswa di bawah umur.
Kejadian bermula saat tiga tersangka, yakni SPS, RAH dan MR berboncengan mengendarai sepeda motor ugal-ugalan menabrak mobil korban. Korban pun menegur.
DUA kasus penganiayaan terjadi di dua lokasi berbeda wilayah selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.
Korban terpaksa dilarikan warga ke rumah sakit lantaran menderita luka lebam di bagian pipi kanan serta patah tulang pada pergelangan kaki akibat tindak kekerasan tersebut.
Drone ini digunakan untuk penyemprotan presisi dan pemetaan lahan.
Restorasi sekaligus digitalisasi arsip berusia tua milik sejumlah sekolah dan kantor kelurahan tersebut sebagai upaya mengamankan data penting agar mudah diakses.
Ribuan relawan bergotong royong membersihkan kawasan perkantoran untuk memulihkan Kediri pascakerusuhan, Sabtu (30/8).
Hingga pukul 18.40 WIB, di bagian lantai atas gedung terlihat mulai runtuh setelah api membakar area gedung. Sementara bagian depan gedung DPRD sudah habis terbakar.
TERKAIT pembangunan Gereja GKJW di Kediri yang ramai diberitakan karena pengentian pembangunan, ini kata Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), M Adib Abdushomad.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved