Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah meluas dan belum ada tanda-tanda surut. Jumlah pengungsi pun meningkat lagi menjadi 15.650 orang setelah dilakukan penyusuran dan evakuasi terhadap warga terjebak banjir di ratusan rumah hingga beberapa hari lamanya.
Banjir di Demak itu melanda 35 desa di tujuh kecamatan. Banjir tersebut belum ada tanda-tanda surut dengan ketinggian air 1-3 meter merendam ribuan rumah dan ribuan hektare sawah.
Upaya penambalan terhadap tanggul di sejumlah sungai yang jebol sepanjang 20-35 meter terus dilakukan.
Baca juga : Banjir Demak Lumphkan Jalur Pantura, Masih Banyak Warga Butuh Pertolongan
Jumlah pengungsi masih terus meningkat dari sehari sebelumnya 11.400 jiwa menjadi 15.650 jiwa dari tercatat 71.000 jiwa (18.700 keluarga) terdampak. Belasan ribu pengungsi selain tersebar di ratusan titik baik di balai desa, masjid, tenda penampungan, maupun mendirikan tenda darurat di tanggul sungai tersebar di Kabupaten Demak dan Kudus.
Bahkan ruas jalur Pantura Demak-Kudus juga masih lumpuh hingga kendaraan dari arah barat (Semarang) menuju ke timur (Surabaya) dialihkan melalui tiga jalur alternatif yang ada, karena ruas jalan masih terendam banjir dengan ketinggian 1-1,5 meter di Karanganyar, Demak.
"Kita minta 12 daerah terdekat untuk mengirimkan BPBD dan bantuan relawan agar dapat membantu korban banjir di Demak ini," ujar Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana saat kunjungan di Karanganyar, Demak, Sabtu (10/2) malam.
Baca juga : Banjir Demak Meluas, Ratusan Keluarga Mengungsi ke Kudus
Bantuan dari berbagai pihak, lanjut Nana, juga terus mengalir seperti sembako bahan pangan dan kebutuhan sehari-sehari dari mulai selimut, tikar, peralatan mandi hingga alat kesehatan.
"Kami upayakan setiap pengungsian ada posko kesehatannya untuk mengobati warga yang sakit," imbuhnya.
Ditanya soal penanggulangan banjir, Nana mengatakan telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan penanggulangan sekaligus penanganan bencana, sudah dilakukan pemasangan tiang pancang untuk tanggul darurat di sana.
Baca juga : Tanggul Sungai Jebol, Banjir di Demak Meluas
"Setelah tanggul yang jebol dapat ditutup kembali, air yang masih membanjiri desa-desa kemudian akan disedot dengan pompa dan dibuang ke sungai," ujar Nana.
Sementara itu, Bupati Demak Eisti'anah secara terpisah mengatakan banjir yang terjadi di daerah ini merupakan terbesar dibandingkan banjir sebelumnya. Hal itu dipicu hujan dengan intensitas tinggi terjadi di daerah hulu seperti Boyolali, Salatiga, dan Kabupaten Semarang dan ada sepuluh tanggul jebol.
"Kita minta bantuan pemerintah provinsi dan pusat untuk menangani banjir dan tanggul yang jebol tersebut," kata Eisti'anah.
Baca juga : Pengungsi Korban Banjir di Brebes Butuh Bantuan Selimut dan Keperluan Anak
Menyinggung tentang banyak pengungsi yang mengeluhkan kekurangan kebutuhan makanan, selimut, dan pakaian karena sebagian besar pengungsi tidak membawa barang apapun dan hanya pakaian yang melekat di badan, Eisti'anah berjanji akan menanggung kebutuhan pengungsi dan warga korban banjir. (Z-1)
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Lewat program PLN Peduli, PLN menanam 72.400 mangrove di pesisir Semarang dan Demak untuk tanggulangi abrasi, dukung ketahanan pangan, dan wujudkan Net Zero Emissions.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved