Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPW Partai Nasdem Gorontalo, Rachmat Gobel mengajak masyarakat dan pemimpin Gorontalo menjadikan wilayah ini sebagai provinsi berkualitas. Hal itu disampaikan Gobel saat berkampanye di Desa Bongo III, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
“Kita jadikan segalanya berkualitas, bukan yang murahan,” katanya, Kamis, 1 Februari 2024.
Kecamatan ini merupakan daerah transmigrasi dan daerah pertanian. Mereka dikenal sebagai petani yang ulet sehingga daerah ini relatif makmur.
Baca juga : Rachmat Gobel Tegaskan Bansos dan BLT Bukan Solusi Berantas Masalah Kemiskinan
Di hari yang sama, Gobel juga memonitor kegiatan Festival Pasar Pangan yang ia selenggarakan sebagai anggota DPR RI di Desa Molombulahe, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.
Pasar murah itu diadakan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap penderitaan masyarakat yang dihadapkan kenaikan harga-harga barang kebutuhan pokok. Kenaikan ini dipicu oleh musim panas berkepenjangan atau elnino sehingga membuat pertanian tak begitu berhasil.
Pada sisi lain, akibat dampak perang Rusia-Ukraina dan dampak pandemi Covid-19 yang membuat ekonomi dunia melambat sehingga menimbulkan pengangguran dan berkurangnya pendapatan masyarakat. Kegiatan ini bukan kampanye karena tidak ada atribut partai.
Baca juga : Gobel Ajak Birukan Gorontalo
“Menjadi politisi itu jangan cuma mencari kemenangan dan suara, tapi juga berbuat nyata terhadap penderitaan masyarakat,” katanya.
Gobel mengaku marah atas kondisi Gorontalo yang terpelihara dengan rapi tetap menjadi provinsi termiskin kelima di Indonesia dari tahun 2000 hingga kini, yaitu sejak berpisah dari Sulawesi Utara.
Sebagai orang yang terlibat dalam pembentukan provinsi tersebut maka ia ikut bertanggung jawab untuk memperbaikinya. “Itu salah satu faktor saya masuk politik,” katanya.
Baca juga : Rachmat Gobel Terus Gelorakan Edukasi Politik Bermoral
Menurutnya, para pendiri provinsi Gorontalo memimpikan pemekaran provinsi tersebut untuk mengubah nasib Gorontalo agar menjadi makmur, mandiri, dan maju. “Namun kemudian ternyata tidak ada perubahan yang signifikan. Ini karena salah urus oleh pemimpinnya, khususnya dalam 10 tahun belakangan ini,” katanya.
“Di saat rakyatnya tetap miskin, justru provinsi ini pernah melahirkan pejabatnya sebagai salah satu yang terkaya di Indonesia,” katanya.
Karena itu, Gobel mengajak masyarakat Gorontalo untuk melakukan perubahan. “Kita perbaiki segalanya. Kita jadikan Gorontalo sebagai provinsi yang berkualitas,” katanya.
Baca juga : Gobel Blusukan Door to Door di Pohuwato
Ia menyebutkan perbaikan kualitas itu dilakukan di segala bidang, yaitu di birokrasi, di pelayanan publik, di industri, di produk pertanian, di pendidikan, dan sebagainya.
Gobel pun kemudian menunjukkan coklat bermerk Otanaha, nama sebuah benteng di Gorontalo. “Coklat ini diproduksi dan dipasarkan di Jepang dan Eropa. Tapi bahannya dari Boalemo dan Pohuwato. Pemanisnya pun menggunakan gula aren dari Gorontalo. Dan di sini tertulis nama Gorontalo,” katanya.
Coklat bar ini, katanya, dijual dengan harga Rp 50 ribu. “Murah atau mahal?” tanya Gobel. Massa menjawab: “Mahal”. Kemudian Gobel menukas, “Inilah salah satu bentuk penghargaan terhadap kualitas coklat Gorontalo. Coklat Gorontalo tidak murahan. Kita ingin semua hal dari Gorontalo menjadi berkualitas.”
Baca juga : Gobel Sebut Gorontalo Miskin Akibat Salah Urus
Gobel kemudian menerangkan bahwa ia baru saja mendirikan PAUD berstandar internasional di Kabupaten Gorontalo. PAUD yang diberi nama David Bobihoe itu, nama mantan bupati Gorontalo, diajarkan berbagai hal yang berkualitas: Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Gorontalo, budi pekerti, mencintai lingkungan hidup, kebersihan, diperkenalkan dengan imajinasi tentang robotik, kemampuan untuk bekerja sama, dan lain-lain.
“Kita ingin menyiapkan sumberdaya manusia rakyat Gorontalo untuk masa depan Gorontalo yang lebih baik. Jika Partai Nasdem menang di semua kecamatan, maka akan didirikan PAUD sejenis di 77 kecamatan,” katanya.
Selanjutnya Gobel merencanakan pembangunan pertanian dengan pupuk dan bibit yang berkualitas. Sebagai contoh, ia telah berhasil bertani singkong yang tiap batangnya bisa menghasilkan 30 kg. Padahal umumnya hanya 5-8 kg per batang.
Baca juga : Gobel: Pemimpin Itu Melayani, bukan Dilayani
Bahkan dengan bibit dan perlakuan yang sama, di tempat lain, hanya menghasilkan 15 kg per batang. “Jadi tanah Gorontalo sangat subur. Jika per hektar ada 10 ribu batang maka dalam satu hektar bisa menghasilkan 300 ribu kg singkong. Jika harga per kg Rp 1.000 seperti di Wonosari ini maka per hektar bisa menghasilkan Rp 300 juta,” katanya.
“Mari kita bangun Gorontalo secara berkualitas sehingga provinsi ini akan maju dan rakyatnya makmur,” katanya.(RO/Z-4)
Sejumlah warga memanfaatkan libur Lebaran 2026 dengan mengunjungi pantai tersebut untuk berenang hingga wisata kuliner dan menikmati matahari terbenam.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah dengan menyediakan tujuh komoditas pangan yang dijual dengan harga satu paket Rp95 ribu, dari harga asal sebesar Rp247 ribu
Gobel menyebut, munculnya harapan kemajuan Gorontalo ditandai oleh hadirnya tiga proyek strategis besar.
Luas panen dan produksi padi di Gorontalo
Ribuan mushaf tersebut akan disalurkan melalui lembaga pendidikan Islam, masjid, dan komunitas pengajar Alquran di berbagai desa.
Kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier di Manado juga merayakan hubungan pendidikan antara Indonesia dan Australia.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Rachmat Gobel turut menyikapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil lahadalia terkait stok BBM dalam negeri hanya untuk 21 hari.
Gobel menyebut, munculnya harapan kemajuan Gorontalo ditandai oleh hadirnya tiga proyek strategis besar.
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rachmat Gobel, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sukabumi pada Senin, (15/9) dan diterima oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel, mengapresiasi dan memuji Presiden Prabowo Subianto dan tim ekonomi yang berhasil menurunkan tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel, sangat mendukung amendemen terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen.
ANGGOTA DPR RI dari Partai Nasdem, Rachmat Gobel, mengatakan ada perbedaan nyata antara membangun pabrik dan membangun industri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved