Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem terus berlanjut di puluhan daerah di Jawa Tengah. Yang terbaru, banjir bandang melanda Sukolilo, Kabupaten Pati, hingga menghancurkan sejumlah bangunan penduduk dan menutup jalan penghubung Purwodadi (Grobogan)-Pati.
Dari pantauan Media Indonesia, Rabu (6/12), ratusan warga Desa Sukolilo, bersama petugas gabungan TNI-Polri, BPBD Pati, DPU Pati dan relawan sejak pagi masih terus membersihkan lumpur dan tanah yang menimbun rumah, jalan desa dan jalan penghubung Purwodadi (Grobogan)-Pati.
Banjir bandang yang menerjang desa tersebut pada Selasa (5/12) petang sudah diprediksi sebelumnya. Meski tidak ada korban jiwa, warga tetap kalang kabut karena air datang dari sungai dan perbukitan dengan sangat deras.
Baca juga: 1-10 Desember, Waspada Intensitas Curah Hujan Tinggi
"Hingga tengah malam jalan penghubung Purwodadi-Pati tidak dapat dilintasi, karena tertutup lumpur dan banjir," kata Sulkan, salah seorang warga Sukolilo.
Warga lain Trimakno, mengatakan sebelum banjir menerjang, hujan deras mengguyur sekitar pukul 16.00-17.00 WIB.
"Warga sudah punya firasat hingga tidak keluar rumah dan setelah hujan itu banjir datang dari arah sungai. Sejumlah tembok bangunan ambrol dan air berserta lumpur masuk rumah," imbuhnya.
Baca juga: Drainase Terhambat, Jalan Protokol Tasikmalaya Dikepung Banjir
Camat Sukolilo, Adrik Sulaksana, mengungkapkan air juga merendam jalan penghubung Purwodadi-Pati sehingga tidak dapat dilintasi hingga kendaraan dari dua arah dialihkan ke jalur lain.
"Kita masih inventarisasi kerusakan akibat banjir bandang itu. Kami bersama tim gabungan hingga kini masih melakukan pembersihan lumpur yang menutup jalan dan masuk ke rumah warga," tutur Andrik.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi di beberapa daerah rawan bencana. Beberapa daerah di Jawa Tengah yang masih berpotensi hujan deras adalah Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Karanganyar, Grobogan, Blora, Temanggung, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes dan sekitarnya. (Z-11)
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Gunung Semeru di Lumajang-Malang erupsi Selasa malam (17/2), kolom abu mencapai 800 meter. PVMBG ingatkan masyarakat hindari radius bahaya 5-17 km dari kawah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved