Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR menemukan satu jasad wanita dalam operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Humbahas, Sumatra Utara (Sumut). Jasad sudah dipastikan merupakan salah satu dari 12 korban yang dicari.
"Tim SAR Gabungan sementara ini sudah menemukan satu korban banjir bandang," ungkap Budiono, Kepala Kantor Basarnas Medan, Sabtu (2/12).
Menurut dia, pada sekitar pukul 11.25 WIB tadi Tim SAR menemukan seorang wanita dalam operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang dan tanah longsor di Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pada Jumat (1/12) malam.
Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Ancam Jateng
Setelah diidentifikasi, diperoleh kepastian bahwa wanita tersebut bernama Boru Lubis dan termasuk satu dari 12 orang warga yang sedang dicari. Namun saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Jasadnya ditemukan di suatu lokasi seperti danau berjarak sekitar 500 meter dari titik terakhir korban terlihat. Budiono memastikan saat ini jasad korban sudah dievakuasi dari lokasi penemuan dan untuk sementara dibawa ke puskesmas terdekat.
Dia juga memastikan operasi SAR masih terus berlanjut, termasuk dengan menggunakan teknologi drone yang mampu mendeteksi suhu tubuh. Begitu juga alat berat berupa eskavator.
Baca juga: Tanah Longsor dan Pergerakan Tanah Terjadi di 8 Lokasi di Garut
"Banyaknya material batuan yang diakibatkan banjir bandang dan longsor menyulitkan tim dalam melakukan pencarian," ujar Budiono.
Selain menggunakan eskavator, tim SAR juga harus menggeser secara manual material batuan untuk membuka akses pencarian. Terutama di lokasi-lokasi yang dicurigai sebagai titik keberadaan korban.
Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi saat hujan lebat di Desa Simangulampe pada Jumat (1/12) sekitar pukul 21.30 WIB mengakibatkan beberapa unit rumah warga mengalami kerusakan. Setelah bencana alam itu terjadi, beberapa orang warga juga dilaporkan tertimbun longsor dan sebanyak 12 orang belum ditemukan.
Pemerintah setempat bersama warga sempat melakukan pencarian, tetapi para warga yang hilang tidak berhasil ditemukan. Hingga kemudian situasi itu dilaporkan ke BPBD Humbahas dan selanjutnya diteruskan ke Basarnas.
Adapun nama-nama warga yang dilaporkan hilang antara lain Pintar Simanullang, Juni Silaban, Adriano Silaban, Tiamin Sinambela dan Lasroha Simanullang. Kemudian Eva Purba, Kriston Siregar, Desman Sihombing, Op.Gomgom, Br Banjar, Br Lubis dan Br Simanjuntak.
(Z-9)
Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan menyampaikan rasa terimakasih atas perhatian Kabupaten Toba untuk Kabupaten Humbang Hasundutan.
Penyerahan surat tanah ini, kata Oloan, tentu berdampak positif dan memberi kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Humbahas.
Sebelum meninjau rumah ibadah, Oloan bersama rombongan berhenti melihat tim BPBD dan TNI yang saat itu sedang menangani pohon tumbang akibat puting beliung
Bupati juga menyampaikan terima kasih secara khusus kepada perawat RSUD Doloksanggul atas pelayanan yang telah diberikan.
Menjelang Idul Fitri 1446 H, Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatra Utara, bersama Polres Humbahas menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Toba 2025.
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved