Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 2.840 unit kendaraan berpelat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat, menunggak pajak. Untuk mobil yang menunggak pajak sebanyak 395, dan motor yang menunggak pajak sebanyak 2.456 unit kendaraan
Kepala Seksi Pendataan dan Penetapan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Subang, Ahmad Zaenudin mencatat ribuan kendaraan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN) nunggak pajak. Menunggaknya pajak kendaraan ASN ini didominasi oleh roda dua.
"Sampai Oktober 2023, masih ada 2.840 unit kendaraan yang digunakan ASN Kabupaten Subang menunggak pajak. Untuk mobil yang menunggak pajak sebanyak 395, dan motor yang menunggak pajak sebanyak 2.456 unit kendaraan," Kata Ahmad, Jumat (1/12).
Baca juga: Tanjakan Emen Butuh Fasilitas Penunjang Cegah Kecelakaan
Ahmad mengatakan, dari ribuan kendaraan Pemkab Subang yang pajaknya menunggak, tidak semuanya dioperasikan. Terdapat juga kendaraan yang sudah rusak, bahkan tidak lagi dikuasai lagi oleh Pemkab Subang.
"Jika ada kendaraan milik pemerintah yang kondisinya sudah tidak layak pakai atau telah dilelang maka seharusnya aparat pemerintahan bisa menginformasikan terlebih dahulu ke Samsat. Sehingga nantinya bisa dilakukan penghapusan catatan potensi pendapatan dari kendaraan," ujarnya, Jumat, (1/12).
Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Subang Mengalami Kenaikan
Dikatakan Ahmad, untuk mengatasi masalah tersebut ada banyak hal yang harus dilakukan. Di antaranya sinergitas dan kolaborasi antara kantor Samsat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang dalam membangun basis data yang akurat.
Ahmad berharap agar Pemkab Subang dapat menjadi contoh baik kepada masyarakat untuk mentaati kewajiban membayar pajak dengan tepat waktu. Karena, akibat belum dibayarnya pajak ribuan kendaraan milik Pemkab Subang tersebut, negara diperkirakan rugi hingga mencapai Rp1 miliar.
(Z-9)
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Hampir Rp3 triliun ruang fiskal APBD 2026 tergerus.
"Ya kita dengan senang hati sebenarnya, ini adalah bentuk kebanggaan terhadap produk Indonesia ya, Pindad lah. Presiden kan juga sehari-hari pakai mobil Maung kan,"
Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat yang berada di dalam Kabinet Merah Putih untuk menggunakan Pindad Maung seperti yang ia gunakan sebagai kendaraan dinas.
BEREDAR video di media sosial sebuah mobil berpelat nomor dinas yang masuk ke jalur TransJakarta. Saat melintas di jalur Transjakarta, ada dua polisi lalu lintas yang melihat pelanggaran itu.
Menurut Bima, Dedi sudah memberikan teguran kepada Supian soal izin penggunaan kendaraan dinas untuk mudik itu. Kemendagri memberikan apresiasi.
Cara tersebut tidak sesuai dengan mekanisme dan membuat negara mengalami kerugian.
WAKIL Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus disiplin kerja usai liburan Idulfitri 1446 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved