Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB Lamongan, Jawa Timur, melakukan serangkaian diversifikasi tanaman pangan untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Seperti panen melon melalui program green house yang dilaksanakan pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan (DKPP).
Program itu dilakukan Bupati Yuhronur Efendi di Kantor DKPP setempat, Sabtu (18/11). Yuhronur juga meminta agar program itu ditularkan pada komunitas dan Kelompok warga lainnya.
"Kami sangat mengapresiasi keberhasilan ini. Kita harapkan agar hal ini juga bisa ditularkan pada warga atau kelompok masyarakat lainnya, " katanya.
Senada, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mohammad Wahyudi juga berharap, panen melon pertama di Green House DKPP Lamongan menjadi contoh kepada masyarakat lainnya.
Menurut dia, diversifikasi pangan telah dilakukan tidak hanya padi, jagung, kedelai, dan sorgum.
"Ini merupakan contoh kepada masyarakat, mari kita diversifikasi tanaman tidak hanya padi tidak hanya jagung, karena melon ini juga nilai ekonomisnya cukup tinggi," ungkapnya.
Baca juga:
> Perlu Adanya Diversifikasi Pangan Atasi Bencana Kelaparan Papua
> Swasembada Semakin Tidak Relevan dan Tidak Menjamin Keterjangkauan Pangan
Meski penanaman melon dilakukan pada musim kemarau, kata Wahyudi, DKPP Lamongan mampu memanen melon varietas red aroma dengan berat 1,5-1,7 kg per buah dengan masa tanam 75 hari.
"Melon yang ada di green house dinas pertahanan pangan dan pertanian ini ditanam di area yang luasnya 8x10 m2. Tanamannya ada 204, karena panas yang luar biasa dan suhu rata-rata kemarin itu 45 derajat celcius, jadi dengan posisi seperti itu, hasilnya satu buah beratnya antara 1,5 sampai 1,7 kg, ini sesuatu yang cukup baik," ujarnya.
Tak hanya itu, lanjut dia, perkembangan tanaman holtikultura di Kabupaten Lamongan telah mengalami tren positif. Antara lain tersebar dibeberapa wilayah seperti Kecamatan Ngimbang, Sugio, Sambeng, Modo, dan Paciran.
Bahkan, beberapa daerah sekitar mampu membudidayakan berbagai jenis varietas melon, pisang cavendish, dan berbagai sayur secara green house maupun hidroponik.
"Alhamdulillah di Lamongan sudah mulai beragam ketersediaan tanaman pangannya dan saat ini sudah ada transfer pengalaman kepada masyarakat dari pengalaman sendiri yang dibawakan oleh dinas," pungkasnya. (Z-6)
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Sedikitnya 1.206 rumah tergenang dan 2.632 hektar sawah tambak di Lamongan terendam banjir luapan Bengawan Jero, Selasa (6/1).
Menteri Yandri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pemberdayaan desa.
Genangan banjir yang terjadi di ruas jalur Nasional itu dipicu akibat luapan Kali Plalangan, anak sungai Bengawan Solo yang mengalami peningkatan sejak Minggu (21/12) malam.
Penerapan subsidi pupuk bagi petambak ini dijadwalkan akan berlaku serentak di seluruh Indonesia mulai Januari 2026.
Ratusan personel gabungan yang disiagakan diminta memperketat kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan,
Menghadapi tantangan seperti perubahan iklim dan serangan hama, Ewindo akan membuka fasilitas penelitian dan pengembangan baru di Purwakarta, Jawa Barat, pada pertengahan Mei mendatang.
Pertanian modern di Indonesia mengadopsi teknologi dan inovasi terkini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian.
Hortikultura adalah cabang agronomi yang mengacu pada budidaya tanaman kebun dengan teknik pertanian modern.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pengelolaan komoditas hortikultura melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Limau Field berkomitmen mendukung inisiatif-inisiatif kreatif yang lahir dari warga yang juga para pelaku UMKM di sekitar perusahaan.
Ajang A Day of Indonesia’s Hortus Colere ini pun menghadirkan showcase aneka produk hortikultura unggulan dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved