Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELBAGAI kebutuhan pokok di Palu, Sulawesi Tengah, mulai merangkak naik, tidak terkecuali gula pasir.
Pantauan di Pasar Tradisional Inpres Manonda (PTIM) Palu harga gula sudah mencapai Rp17.000 per kilo gram (kg) dari harga sebelumnya Rp15.500 per kg.
Salah satu pedagang, Basri Ramang mengatakan, tingginya harga gula karena pasokan distributor berkurang masuk ke pasar. Selain itu, modal pedagang juga bertambah.
Baca juga : Harga Cabai dan Gula Pasir Naik di Pasar Gedhe Klaten
“Sudah seminggu ini harga naik karena pasokan berkurang. Modal sekarang Rp16.500, kami naikkan Rp17.000 biar ada untung Rp500,” terangnya, Jumat (17/11).
Baca juga : Harga Gula di Aceh tidak Semanis Rasanya
Menurut Basri, meski mahal penjualan gula di PTIM tetap tinggi. “Ini juga bikin stok berkurang karena pembelian konsumen cukup tinggi,” imbuhnya.
Pedagang lainnya, Nur Indah menambahkan, jika pasokan belum normal hingga Desember bukan tidak mungkin harga masih akan naik. Bahkan harganya bisa lebih mahal.
“Pasokan belum tahu kapan normal. Sedangkan perayaan natal dan pergantian tahun baru sudah dekat, sepertinya masih akan naik harga ini,” tandasnya. (Z-8)
Pemerintah Kabupaten Bangka akan berupaya membantu menstabilkan kembali harga daging ayam, agar masyarakat terbantu.
MEMASUKI kuartal akhir tahun, Indonesia menghadapi dinamika harga pangan yang menuntut kewaspadaan.
Harga iPhone 16 di Indonesia tiba-tiba naik hingga Rp 1 juta setelah peluncuran iPhone 17. Simak penjelasan lengkap penyebab kenaikannya.
Awalnya, penyesuaian direncanakan mulai berlaku pada 1 Mei 2025. Nsmun pelaksanaan serentak akhirnya diputuskan pada Senin, 16 Juni 2025.
KPPU mengungkapkan berdasarkan hasil survei pemantauan di pasar tradisional, ditemukan bahwa mayoritas komoditas pangan mengalami lonjakan harga menjelang Lebaran 2025.
Kenaikan juga terjadi pada sayuran, bawang putih, bawang merah, minyak goreng, gula pasir, beras dan terigu.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved