Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Jawa Tengah, bekerja sama Pemkab Klaten menggelar sosialisasi program ASN (aparatur sipil negara) peduli pekerja rentan, Senin (13/11). Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Klaten, dihadiri Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Heru Siswanto, dan Staf Ahli Bupati, Jaka Sawaldi, selaku Ketua Korpri Klaten.
Latar belakang program ASN peduli pekerja rentan di Kabupaten Klaten yaitu banyak pekerja rentan yang sakit dan mengalami kecelakaan, tetapi tidak terlindungi asuransi. "Maka, program ASN peduli pekerja rentan itu kita sampaikan kepada Pemkab Klaten. Alhamdulillah program kita direspons," kata Heru Siswanto, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Klaten.
Pemkab Klaten mendukung program ASN peduli pekerja rentan. Ini karena banyak pekerja rentan di lingkungan ASN, seperti sopir, petani, dan pembantu rumah tangga yang belum terlindungi asuransi.
Baca juga: Hari Pahlawan, Bupati Klaten Awali Ziarah di Makam Kopral Sayom dan Sersan Sadikin
"Program ASN peduli pekerja rentan mendapat sambutan positif Pemkab Klaten. Setelah itu, kita melaksanakan sosialisasi kepada OPD (organisasi perangkat daerah) dan kecamatan pada hari ini," jelasnya.
Sosialisasi program ASN peduli pekerja rentan dilaksanakan dalam dua sesi. Untuk sosialisasi sesi pertama diikuti jajaran OPD dan kecamatan. Kemudian, sesi kedua OPD Dinas Kesehatan dan Pendidikan.
Baca juga: Satreskrim Polres Klaten Ungkap Kasus Penggelapan Uang Rp3,097 Miliar Milik PT Indomarco Prismatama
Menurut Heru Siswanto, Pemkab Klaten memiliki sekitar 11.000 ASN. Nah, kalau satu ASN mendaftarkan satu pekerja rentan dipastikan bisa mendongkrak jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Iurannya sangat murah, Rp16.800 per bulan dan tidak membebani ASN. Ibarat tidak makan bakso sekali atau tidak merokok satu bungkus sebulan untuk melindungi warga atau pekerja rentan," katanya.
Dengan iuran Rp16.800 per bulan, pekerja rentan yang didaftarkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sudah mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). "Kami berharap para ASN di lingkungan Pemkab Klaten tergerak hatinya mau mendaftarkan para pekerja rentan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Heru Siswanto.
Kepala Bidang Kepesertaan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Klaten, Andryardhi Rahmansyah, dalam sosialisasi program ASN peduli pekerja rentan mengatakan program ini terobosan baru. "Untuk program ASN peduli pekerja rentan di Jawa Tengah, Klaten di urutan tiga setelah Kabupaten Semarang dan Pemalang. Namun, melihat potensi ASN, Klaten bisa menjadi yang the best," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Korpri Klaten Jaka Sawaldi mengungkapkan bahwa di Kabupaten Klaten kini masih banyak warga pekerja rentan yang belum terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja rentan ialah pekerja bukan penerima upah dari instansi atau perusahaan, seperti asisten rumah tangga, tukang batu, dan pekerja serabutan yang suatu saat mereka diputus oleh pemberi pekerjaan.
"Pemkab Klaten mendukung program ASN peduli pekerja rentan yang digagas BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu, ASN diharapkan bisa memberikan sebagian rezekinya didonasikan bagi pekerja rentan," ujarnya. (Z-2)
Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan terobosan dengan menambahkan Program Jaminan Hari Tua bagi 45.000 pekerja rentan
Hingga Senin (5/1), pemerintah belum mengeluarkan regulasi resmi terkait pengaktifan kembali BSU di tahun anggaran 2026.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan penuh bagi PMI Sigit Aliyando yang mengalami kecelakaan di Korea Selatan, mulai dari perawatan hingga pemulangan ke Tanah Air.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, peralatan masak, perlengkapan kebersihan, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Bantuan yang disalurkan meliputi 26 ton beras, paket sembako, perlengkapan sekolah, dan peralatan masak.
Setelah terkumpul selama satu bulan, telur didistribusikan ke setiap posyandu untuk diberikan kepada anak-anak.
Adapun pembersihan dilakukan secara manual yaitu menggunakan cangkul, skrup, dan diangkut dengan gerobak sorong.
APARATUR Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Cimahi tetap diwajibkan masuk kerja seperti biasa pada Jumat, 2 Januari 2026, meski disebut sebagai 'hari kejepit nasional'.
Materi Latsar menjadi kompas dalam melakukan pelayanan dan pengabdian kepada Pemerintah Kota Sorong dan masyarakat.
METODE kerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) bagi ASN, baik PNS maupun PPPK dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap ekonomi.
Menpan-Rebiro Rini Widyantini mengatakan aparatur sipil negara (ASN) mencangkup PNS maupun PPPK dapat bekerja dari mana saja atau work from anywhere saat libur Natal dan tahun baru 2025/2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved