Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI dilanda kemarau panjang, sejumlah daerah sentra pertanian di Provinsi Kalimantan Selatan memasuki musim panen padi. Mereka mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa lebak dan pasang surut. Sepanjang kemarau sejak Agustus hingga Oktober, luas panen padi di Kalsel mencapai 116 ribu hektare.
"Kalsel punya lahan dengan tipe lahan yang cukup lengkap. Ada irigasi, tadah hujan, rawa lebak, pasang surut, lahan kering, sehingga tanam dan panen bisa sepanjang tahun termasuk saat kemarau," kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel, Imam Subarkah, Rabu (1/11).
Sepanjang musim kemarau sejak Agustus, luas panen padi di Kalsel tercatat 116 ribu hektare. Daerah-daerah yang mengalami panen raya antara lain Kabupaten Barito Kuala, Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Tanah Bumbu. "Panen sebagian besar di lahan rawa lebak dan pasang surut," tuturnya.
Baca juga: Angin Kencang Landa Kabupaten Tabalong Dua Pedagang Pasar Tanjung Tertimpa Reruntuhan
Beberapa daerah di wilayah Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Utara diperkirakan memasuki panen pada November dengan luas panen keseluruhan 15.275 hektare. Sampai akhir tahun diperkirakan luas panen padi di Kalsel seluas 214.166 hektare dengan produksi padi mencapai 838.410 ton GKG atau setara beras 550 ribu ton lebih.
Dengan produksi padi tersebut, Kalsel mengalami surplus produksi beras sebanyak 178 ribu ton. Pada bagian lain realisasi tanam padi pada program gerakan nasional antisipasi El Nino di Kalsel sudah mencapai 41.080 hektare atau 65,3% dari target tanam seluas 62.880 hektare yang ditanam sejak Agustus 2023.
Baca juga: Wali Kota Makassar Minta PLN Tanggung Jawab terkait Kebakaran
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin dan Panglima TNI dijadwalkan melakukan video conference dalam rangka Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Jajaran TNI AD TA 2023 bersama petani dan Pemprov Kalsel yang digelar di lahan Kelompok Tani Usaha Maju, Desa Sarikandi, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. (Z-2)
Hasil panen musim tanam (MT) lll Gabah Kering Giling (GKG) di Kabupaten Lamongan, pada musim ini mencapai 904,928 ton menjadikannya produksi tertingi di Jawa Timur.
Harga gabah kering panen (GKP) yang baru dipanen kini dijual di kisaran harga Rp 7.500 hingga Rp 7.700 per kilogram.
PT Pertamina Gas (Pertagas) menegaskan komitmennya dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui program pertanian berkelanjutan Cita Sembada.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras konsumsi pada Agustus 2025 mencapai 3,24 juta ton.
Pemerintah memperkirakan produksi beras nasional hingga Oktober 2025 mencapai 31,04 juta ton, lebih tinggi dibanding total produksi sepanjang 2024 sebesar 30,62 juta ton.
Saat panen juga dilakukan uji coba penggunaan alat combine harvester bantuan dari Kementrian Pertanian.
MASYARAKAT wilayah Cirebon, yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu dilanda suhu panas beberapa hari terakhir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 8 Oktober 2025. Pekan pertama Oktober, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki masa peralihan.
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved