Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT ini kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup bagi para pencinta kopi. Kopi tidak lagi seperti dulu yang menjadi minuman para orang tua di saat pagi dan sore.
Sekarang, sudah bisa dinikmati kalangan muda, karena itulah ada banyak bisnis kedai kopi yang bermunculan dengan menawarkan konsep yang lebih modern.
Bisnis menjual minuman kopi sebenarnya bukan jenis bisnis baru. Bisnis ini sudah lama ada dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari karena kopi seolah menjadi minuman wajib.
Baca juga: Kembangkan Kopi Amungme Papua, PT Freeport Indonesia Raih Penghargaan
Bentuknya berupa warung kopi yang juga menyajikan camilan lain dengan menu kopi yang tidak banyak pilihan.
Seiring berkembangnya zaman, tren bisnis kedai kopi juga mengalami perubahan. Tidak lagi berupa warung kopi, bisnis ini berkembang menjadi coffee shop yang modern.
Dengan konsep yang lebih kekinian, coffee shop kini menjadi pilihan tempat nongkrong anak muda untuk sekadar menghabiskan waktu bahkan jadi tempat untuk membahas pekerjaan.
Baru-baru ini, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi bersama Pelaksana harian (Plh) Direktur Polbangtan Bogor, Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, dan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPKH) Cinagara, berkesempatan mengunjungi usaha milik petani milenial bertajuk Kopi Bunar di Tasikmalaya, Jawa Barta, baru-baru ini.
Baca juga: Ritual Kopi bersama Koleksi Kopi Reviving Origins oleh Nespresso
Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan sentuhan program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) hanya untuk memancing saja, peran sebenarnya berada di daerah.
"Untuk pengembangan bisnis kedepannya perlu bensin yang cukup. KUR menjadi penting agar bisa melaju lebih cepat lagi. Kalau sekarang masih di gigi satu, tahun depan dengan intervensi KUR kecepatan roda bisnis mulai start di gigi dua," jelasnya.
"Omzet yg baru mencapai Rp 450 juta per tahun bisa terus digenjot lagi dengan diversifikasi produk dan penyesuaian kelas penyajian," ujar Dedi.
Dedi menambahkan, bahwa setiap produk olahan pertanian pasti memiliki ciri khas tersendiri.
Baca juga: Sambut Hari Kopi Dunia, Dekopi Siap Gelar 'Gerakan Fair Trade Nasional' di Medan
"Sama-sama kopi jika dihidangkan oleh orang yang berbeda dan tempat yang berbeda maka nilainya akan menjadi lebih tinggi," sebut Dedi.
Program YESS merupakan kerjasama Kementerian Pertanian dengan International Fund For Agricultural Development (IFAD), hadir mendukung pengembangan bisnis khususnya petani milenial.
Ada lima wilayah PPIU di Indonesia, salah satunya Polbangtan Bogor sebagai PPIU Jawa Barat.
Dhani, pemilik Kopi Bunar tak hanya mengembangkan di sektor hilir saja, tapi saat ini sudah memiliki 30 hektare lahan kopi. Selain kopi, Bunar juga potensial untuk komoditas teh, dan gula aren.
Baca juga: Jenama Lokal Pulau Coffee Mulai Ekspansi ke Tiongkok
Ia pun telah menjadi salah satu penerima manfaat program YESS besutan Kementerian Pertanian (Kementan). Dengan memadukan kopi, teh dan gula semut dalam kemasan kopi siap saji dan kopi bubuk dalam kemasan.
Kopi Bunar merupakan penerima manfaat program YESS pada tahun 2021 dan dimanfaatkan dalam pengembangan kapasitas melalui advance training.
Pelaksana harian (Plh) Direktur Polbangtan Bogor, Rudi Hartono, mengatakan Polbangtan Bogor berupaya menghasilkan qualified job creator dalam rangka menumbuhkan pengusaha-pengusaha muda di lapangan.
"Petani yang berpendidikan sarjana dan diploma, tentunya akan mampu mengadopsi smart farming. Perlu sinergi mendidik generasi di Polbangtan dengan wirausaha-wirausaha startup yang sedang diintervensi oleh program YESS," jelanya.
"Setelah lulus nanti diharapkan anak-anak Polbangtan bisa menjadi mitra para start up dan memajukan perekonomian Indonesia," tandas Rudi. (RO/S-4)
Salah satu media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, yakni Panen News merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
PT Pupuk Indonesia (Persero) melibatkan ribuan inovator dari dalam dan luar negeri untuk mendorong transformasi pertanian nasional melalui penyelenggaraan FertInnovation Challenge 2025.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengakui masih kurangnya pengawasan terhadap aktivitas industri ekstraktif pertambangan dan perkebunan.
KSPSI menekankan pentingnya standar hubungan industrial yang setara dan berkeadilan di sektor perkebunan kelapa sawit.
PT Astra Agro Lestari Tbk menegaskan konsistensinya dalam menjalankan kebijakan keberlanjutan, termasuk Nol Deforestasi, yang telah menjadi bagian dari operasional perusahaan sejak 2015.
ADA dilema kelembagaan bank tanah dalam mewujudkan keadilan sosial agraria di tengah gencarnya arus investasi.
Transformasi digital di sektor perkebunan nasional mendapat dorongan baru melalui kolaborasi antara Subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, dan Fakultas Vokasi USU.
Upaya tegas pemerintah dalam memberantas mafia sawit dan menata ulang tata kelola sumber daya alam (SDA) dinilai sebagai langkah strategis dan berani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved