Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra terus meningkat. Saat ini, terdeteksi sebanyak 3.691 titik panas dengan jumlah terbanyak masih berada di Sumatra Selatan yang mencapai 2.934 titik.
"Jumlah titik panas di Sumatra sebanyak 3.691 titik. Jumlah terbanyak ditemukan di Sumatra Selatan sebanyak 2.934 titik," kata forecaster on duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Anggun, Rabu (18/10).
Ia menjelaskan, selain Sumatra Selatan dengan 2.934 titik, jumlah titik panas terbanyak juga terpantau di Lampung sebanyak 385 titik, Jambi 163 titik, Riau 87 titik, Bangka Belitung 80 titik, Sumatra Barat 22 titik. Kemudian Bengkulu dan Kepulauan Riau masing-masing 10 titik panas. Sehingga total titik panas di Sumatra mencapai 3.691 titik.
Baca juga : Nestlé Bear Brand Dukung Petugas Pemadam Atasi Karhutla di Kalbar
Sedangkan sebanyak 87 titik panas di Riau, jumlah terbanyak terdeteksi di Indragiri Hulu 61 titik, Indragiri Hilir 15 titik, Pelalawan 7 titik, Kuantan Singingi 3 titik, dan Rokan Hilir 1 titik.
Sementara kualitas udara di Pekanbaru masih terpantau pada level tidak sehat meski hujan ringan sempat mengguyur wilayah itu pada pagi hari. Adapun situasi karhutla dalam kondisi aman dan kondusif.
Baca juga : Titik Panas Karhutla Sumatra Tembus 3.692 Titik, Kualitas Udara Tidak Sehat
"Alhamdulillah beberapa hari ini ada hujan, meski tidak merata. Kondisi karhutla sejauh ini masih kondusif," kata Komandan Manggala Agni Daops Pekanbaru Chaerul Parsaulian Ginting kepada Media Indonesia.(Z-5)
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Hingga kini proses pemadaman karhutla terus dilakukan secara intensif.
BMKG deteksi 228 titik panas di Riau, sebagian besar di Bengkalis, menandakan potensi karhutla yang membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. BPBD Riau siaga darurat.
Bantuan tersebut akan diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Human Initiative memaparkan arah dan rencana pemulihan Sumatra. Pihaknya menyusun rencana itu berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pendekatan kawasan.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan mengatakan, dari total 18 unit huntara, tiga unit telah dihuni warga Desa Gedumbak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved