Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGARAN Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalami defisit senilai Rp1,5 triliun. Defisitnya anggaran itu akibat kesalahan perencanaan yang dilakukan kepala daerah atau Gubernur Sulsel sebelumnya.
"Kenapa bisa defisit? Itu karena perencanaan program di langit tapi uangnya tidak ada. Uangnya (APBD) Rp10 triliun, utangnya Rp1,5 triliun, artinya Rp1,5 triliun itu tidak ada uangnya. Kenapa? itu uangnya orang," tukas Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin.
Selain itu, Bahtiar mengaku menemukan anggaran sebesar Rp850 miliar, yang diklaim sebagai anggaran milik Pemprov Sulsel. Setelah diselusuri, ternyata milik kabupaten/kota di Sulsel yang berasal dari dana bagi hasil (DBH).
Baca juga: Investasi Sulsel Capai Rp3,95 Triliun hingga Triwulan-II 2023
"Anggaran kita defisit Rp1,5 triliun, Sulsel ini bangkrut. Saya ini pemimpin nahkoda, kapal Sulsel sudah tenggelam. Pilihannya cuma dua, tenggelam atau saya ambil upaya penyelamatan," tukas Bahtiar.
Bahtiar akan menghentikan menghentikan seluruh kegiatan atau program yang dianggap tidak jelas. Selain itu meminta Inspektorat untuk melakukan audit, selain itu persoalan defisit sudah dilaporkan secara tertulis kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Baca juga: Ribuan Warga Padati Selawatan dengan Pj Gubernur Bahtiar, Ulama dan Forkopimda
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), kata Bahtiar, akan difokuskan untuk pembayaran utang. "Tidak usah belanja dulu, bayar utang dulu, kenapa kita mau belanja kalau masih ada utang," tukas Bahtiar, sembari menghitung, dari Rp1,5 triliun, Pemprov Sulsel hanya mampu bayar Rp1,2 triliun. Artinya, Sulsel masih punya utang Rp500 miliar lebih, dengan potensi utang tahun depan Rp1,1 triliun.
Dia juga menyebutkan, seluruh kegiatan/program di Sulsel akan dihentikan, karena tidak punya uang (Anggaran) "Selama ini ada sesuatu yang disembunyikan. Saya sudah hentikan belanja, ada yang fiktif, dan itu juga yang menyebabkan aspirasi masyarakat yang masuk melalui DPRD tidak bisa terealisasi, karena tidak ada uangnya," sebut Bahtiar. (Z-3)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Dengan capaian tersebut, APBD tahun 2025 mencatatkan surplus sebesar Rp41,7 triliun. Sementara itu, net pembiayaan daerah pada tahun yang sama mencapai Rp67,1 triliun.
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 resmi diundangkan pada 23 Desember 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan Pemprov DKI Jakarta tengah merevitalisasi sejumlah ruang publik, namun tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
Perusahaan asal Amerika Serikat yang memproduksi kontainer makanan, Tupperware, secara resmi mengajukan kebangkrutan Chapter 11 pada Selasa, 17 September 2024.
TUPPERWARE Brands Corporation mengajukan kebangkrutan. Ini hanya beberapa bulan setelah pembuat wadah penyimpanan makanan ikonik asal Amerika itu menutup pabrik terakhirnya.
Awalnya Bordeaux hanya diturunkan ke Liga National 1 (liga amatir divisi pertama).
Bordeaux adalah klub legendaris yang banyak mencetak legenda dan pemain bintang Prancis seperti Zinedine Zidane, Bixente Lizarazu, dan yang terbaru Aurelien Tchouameni serta Jules Kounde.
PRESIDEN Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi mengungkapkan sekitar 50 ribu pekerja di industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terkena PHK sepanjang Januari-Juni 2024.
Pencabutan izin tersebut dikarenakan manajemen yang buruk hingga penipuan, akhirnya empat bank tersebut menjadi bangkrut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved